Berita

Administrator FEMA, Deanne Criswell. (Reuters)

Dunia

Diskriminasi Pendukung Trump, Karyawan FEMA Dipecat

Laporan: Sarah Alifia Suryadi
SELASA, 12 NOVEMBER 2024 | 11:21 WIB

Badan Manajemen Darurat Federal AS (FEMA) memecat seorang karyawan yang ketahuan menginstruksikan tim tanggap bencana untuk tidak membantu rumah-rumah dengan tanda pro-Trump.

Keputusan ini diambil setelah FEMA menerima laporan bahwa karyawan tersebut menargetkan rumah-rumah maupun panti korban badai di Florida berdasarkan afiliasi politik.

Administrator FEMA, Deanne Criswell, menyebut tindakan ini sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip FEMA.


“Perilaku ini jelas melanggar nilai inti FEMA yang mengharuskan kami membantu semua orang tanpa pandang bulu, terlepas dari afiliasi politik mereka,” tulis Criswell di laman X pada 10 November 2024.

Ia menambahkan bahwa insiden ini telah dirujuk ke Kantor Penasihat Khusus untuk investigasi lebih lanjut. Criswell menyatakan bahwa tindakan semacam ini sangat tercela dan tidak akan ditoleransi.

"Kami akan memastikan setiap pelanggaran terhadap standar etika ini ditindak tegas," katanya.

Gubernur Florida, Ron DeSantis, turut menyebut tindakan tersebut sebagai “diskriminasi yang tidak dapat diterima” terhadap pendukung Trump yang membutuhkan bantuan.

Ia juga mengarahkan Divisi Manajemen Darurat Florida untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.

DeSantis menyatakan bahwa sikap karyawan FEMA ini mencerminkan ketidaknetralan politik yang tidak pantas oleh birokrasi federal.

"Pemanfaatan kekuasaan pemerintah secara terang-terangan oleh aktivis partisan dalam birokrasi federal adalah alasan lain mengapa pemerintahan Biden-Harris berada di hari-hari terakhirnya," ujar DeSantis, dikutip Selasa, 12 November 2024.

Pada dasarnya, FEMA bertugas menyediakan bantuan darurat bagi seluruh korban bencana, termasuk korban badai di Florida yang baru saja dilanda Badai Milton.

Criswell menegaskan bahwa lembaga dengan 22.000 tenaga kerja itu akan terus menjalankan kewajiban dengan netralitas penuh.

“Kami di FEMA berkomitmen untuk melayani semua orang sebelum, selama, dan setelah bencana. Tindak lanjut ini adalah jaminan agar hal serupa tidak terulang,” tegas Criswell.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya