Berita

BP Danantara/Net

Bisnis

Lampaui Temasek Holdings, Segini Aset Fantastis yang Bakal Dikelola BP Danantara

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 18:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Upaya Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk superholding BUMN melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara) kini tengah dinanti publik.

BP Danantara sejatinya akan diluncurkan pada Kamis, 7 November 2024 namun tertunda lantaran ada lawatan Presiden Prabowo ke sejumlah negara hingga 23 November 2024 mendatang.

Cikal bakal superholding BUMN ini menjadi sorotan karena didesain sebagai lokomotif beraset jumbo untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.


Nantinya, Danantara akan mengelola aset awal sekitar 10,8 miliar Dolar AS bersumber dari aset sovereign wealth fund (SWF) atau lembaga pengelola investasi (LPI) Indonesia, Indonesia Investment Authority (INA).

Aset tujuh BUMN besar pun dikabarkan akan ikut dikelola oleh badan yang dipimpin oleh Muliaman Hadad itu. Mulai dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Kemudian PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), MIND ID.

Untuk aset yang akan dikelola Danantara juga cukup fantastis. BMRI tercatat memiliki aset Rp2,174 triliun, BBRI senilai Rp1,965 triliun, BBNI Rp1,087 triliun, Pertamina Rp1,412 triliun, PLN Rp1,671 triliun, Telkom Rp318 triliun, dan MIND ID Rp259 triliun.

Jika ditotal dari gabungan aset INA dan tujuh BUMN tersebut, maka Danantara akan mengelola aset hingga 600 miliar Dolar AS. Angka ini jauh melampaui nilai aset Temasek Holdings, superholding milik Singapura yang mencatatkan nilai aset 280 miliar Dolar AS di tahun 2023.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya