Berita

Presiden Prabowo Subianto bersama Asjad Rasjid/Ist

Politik

Kadin Siapkan 7 Strategi Respons MoU Indonesia-China

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 15:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kerja sama investasi bernilai 10 miliar Dolar AS antara Indonesia dan China jadi kabar baik bagi pemerintahan periode 2024-2029.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di bawah pimpinan Arsjad Rasjid meyakini, kerja sama hasil pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden China, Xi Jinping di Beijing ini bisa mewujudkan target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

"Sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin mendukung untuk mewujudkan target pertumbuhan ekonomi,” kata Arsjad Rasjid dalam keterangan tertulisnya, Senin, 11 November 2024.


Target pertumbuhan ekonomi 8 persen penting dalam menyongsong masa keemasan Indonesia di tahun 2045. Oleh karena itu, Kadin mendukung upaya mempererat hubungan Indonesia-China melalui MoU investasi sejumlah perusahaan kedua negara dalam ajang Indonesia-China Business Forum 2024 itu.

Kadin juga sudah menyusun White Paper arah kebijakan dan pembangunan ekonomi 2024-2029. Melalui White Paper ini, Kadin Indonesia mengusulkan tujuh langkah strategis mencapai pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kadin siap mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional. Kami telah menyiapkan tujuh strategi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut,” tutur Arsjad yang ikut mendampingi kunjungan kerja Prabowo ke China tersebut.

Tujuh langkah strategis dimaksud adalah pengembangan infrastruktur yang terintegrasi, mudah diakses, dan terjangkau; membangun ketahanan kesehatan dan transformasi pelayanan kesehatan; mewujudkan ketahanan energi.

Mengakselerasi pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM); memperkuat basis manufaktur melalui reindustrialisasi; membangun pusat pengembangan bisnis hijau terbesar di dunia; serta membangun ekosistem ketahanan pangan mandiri.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya