Berita

Survei LSI terkait peta kekuatan paslon di Pilkada Jakarta 2024/Repro

Politik

POLEMIK PERSEPI

Integritas Wasit Merangkap Pemain Dipertanyakan

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 14:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Netralitas Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) dipertanyakan terkait polemik sanksi kepada lembaga survei Poltracking Indonesia hingga berujung mundur dari keanggotaan.

“Pertanyaan saya, bagaimana tingkat independensi dan objektivitas dewan etik? Apakah dewan etik keanggotaannya itu terbebas dari kepentingan lembaga survei atau tidak?" kata Gurubesar Komunikasi Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof Karim Suryadi kepada wartawan, Senin, 11 November 2024.

Salah satu yang disorot adalah status anggota Dewan Etik Persepi, Saiful Mujani sebagai pendiri lembaga survei LSI hingga akhirnya mendirikan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).


Status Saiful Mujani ini lantas memicu keraguan atas netralitas Persepi. Termasuk pemeriksaan terhadap Poltracking dan LSI soal perbedaan hasil survei Pilkada Jakarta 2024 hingga berujung pemberian sanksi kepada Poltracking.

Pemeriksaan Persepi dengan melibatkan anggota merangkap pemilik lembaga survei ini pun berpotensi menyebabkan konflik kepentingan. Seolah diibaratkan, ada wasit yang merangkap sebagai pemain dalam sebuah pertandingan.

"Jadi publik bertanya-tanya, apakah murni ingin menegakan etik atau jangan-jangan rebutan 'kavling', rebutan lahan. Itu yang tidak baik," tandas Prof Karim.

Dalam survei Pilkada Jakarta 2024 yang disoal, Poltracking menempatkan elektabilitas paslon Ridwan Kamil-Suswono sebesar 51,6 persen. Paslon Pramono-Rano di urutan kedua dengan elektabilitas 36,4 persen, dan paslon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana 3,9 persen.

Sementara hasil survei LSI, Pramono-Rano unggul dengan elektabilitas 41,6 persen. Paslon Ridwan Kamil-Suswono mendapat persentase 37,4 persen. Sementara Dharma Pongrekun-Kun Wardana 6,6 persen.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya