Berita

Menteri Pertanian Amran Sulaiman/RMOL

Politik

Industri Pengolahan Sepakat Serap Susu Peternak

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 14:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Pertanian (Kementan) turun tangan mencari solusi atas kekecewaan para peternak susu terhadap kebijakan Industri Pengolahan Susu (IPS) yang menurunkan tonase penerimaan dari produsen lokal. Akibat pembatasan ini stok susu melimpah dan tidak terjual.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman telah mengumpulkan para pemangku kepentingan, mulai dari peternak sapi perah, industri pengolah susu, sampai dengan pengepul, untuk berdiskusi dan membuat kesepakatan bersama supaya industri bisa menyerap susu dari peternak nasional.

"Untuk sementara ada lima perusahaan impornya kami tahan dulu. Setelah kami kunjungan hari Kamis, ketemu semua, sudah damai, bergerak seluruh Indonesia, kami lepas kembali," kata Amran di kantor Kementan, Jakarta, Senin 11 November 2024.


Sementara itu, bagi industri pengolahan susu yang telah sepakat akan menyerap susu segar dari peternak, lanjut Amran, hari ini juga izin impor tersebut akan dikembalikan.

"Bagi seluruh industri yang baik, hari ini izinnya bisa diambil kembali, dikeluarin hari ini. Tetapi ada lima perusahaan itu kami tahan izinnya, sampai semua kondusif seluruh Indonesia," ujarnya.

Mentan tidak segan-segan mencabut izin impor milik 5 IPS yang sementara ini masih ditahan, apabila industri tersebut kedapatan menolak menyerap susu sapi segar dari peternak nasional.

Pemerintah, tegas Amran, tidak ingin ada perselisihan antara peternak dengan industri pengolah susu. Mentan ingin peternak dan industri pengolah susu saling bergandengan tangan.

"Pesan Pak Mensesneg tadi, kita tumbuh bersama, pasarnya besar, bahkan kita sudah ekspor, dan bagaimana nanti pangan bergizi arahan Bapak Presiden itu berjalan dengan baik, syukur-syukur susunya produksi dalam negeri," tandasnya.

Sebelumnya, aksi mandi susu sebanyak 50 ribu liter atau setara dengan nilai Rp400 juta dilakukan oleh peternak sapi perah, peloper, dan pengepul susu di Boyolali, Jawa Tengah, pada Sabtu, 9 November 2024. 

Aksi ini merupakan bentuk protes atas pembatasan kuota oleh Industri Pengolahan Susu (IPS) yang berdampak terhadap serapan produksi susu sapi lokal.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya