Berita

Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi)/Ist

Politik

Poltracking Tuding Dewan Etik Persepi Tidak Konsisten

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 12:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Polemik lembaga survei Poltracking Indonesia dan Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) tak kunjung selesai. Kini, Anggota Dewan Etik Persepi, Hamdi Muluk dianggap inkonsisten terkait pergantian Primary Sampling Unit (PSU) pada survei LSI dan Poltracking mengenai Pilkada Jakarta 2024.

"Dulu Prof Hamdi mempertanyakan Poltracking, kenapa penggantian PSU sedikit. Sekarang ceritanya justru terbalik, LSI justru lebih sedikit penggantian, hanya 1 PSU klaimnya," kata Direktur Riset Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi dalam keterangan tertulisnya, Senin, 11 November 2024.

Padahal, kata Masduri, Prof Hamdi sebelumnya mengemukakan LSI banyak melakukan pergantian PSU dengan alasan kesulitan dalam proses administrasi. Pernyataan tersebut disampaikan saat sidang pemeriksaan pertama antara hasil survei LSI dan Poltracking pada 29 Oktober 2024.


Pernyataan ini kemudian berubah saat Rapat Umum Terbuka Anggota Persepi di Hotel Mercure, Jakarta, 9 November 2024. Saat itu, Prof Hamdi menyatakan Poltracking banyak melakukan pergantian PSU.

Padahal, Poltracking mengklaim hanya melakukan pergantian PSU di tiga kelurahan karena terhalang kawasan elite di Jakarta yang sulit diakses orang luar.

"Kami sangat ketat terhadap pergantian PSU, karena penggantian PSU memiliki konsekuensi terhadap kualitas data," pungkas Masduri.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya