Berita

Presiden Tiongkok, Xi Jinping dan Presiden RI, Prabowo Subainto/Net

Dunia

Prabowo Dahulukan Kunjungan ke Tiongkok daripada AS, Begini Kata Pengamat

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 12:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keputusan Presiden RI, Prabowo Subianto untuk memilih Tiongkok sebagai destinasi kunjungan kenegaraan pertama setelah dirinya dilantik cukup menjadi sorotan.

Menurut Dosen hubungan internasional di Universitas Padjadjaran (Unpad) dan President University, Teuku Rezasyah, pemilihan Tiongkok dibanding negara besar lainnya seperti Amerika Serikat merupakan hak prerogatif Prabowo sebagai pemimpin RI yang baru.

Kendati demikian, Reza menilai keputusan itu juga melawan tradisi pemimpin sebelumnya, di mana biasa presiden Indonesia biasanya mengunjungi negara tetangga ASEAN setelah dilantik.


"Hal ini dapat juga dikatakan sebagai melawan tradisi. Dimana biasanya sesama kepala negara  ASEAN akan saling berkunjung, setelah salah satu dari mereka dilantik," paparnya kepada RMOL pada Senin, 11 November 2024.

Lebih lanjut Reza menyebut kunjungan Prabowo ke Tiongkok memiliki makna simbolik yakni bahwa Indonesia juga mengakui Beijing sebagai negara adikuasa baru.

"Indonesia telah menilai Tiongkok sebagai Adikuasa baru, dan berpotensi mempengaruhi proses dan hasil dari berbagai kerjasama maupun konflik Internasional," kata dia.

Dengan pemilihan Tiongkok sebagai destinasi pertama, menurut Reza ini dapat berpengaruh terhadap pandangan AS, apalagi baru-baru ini Indonesia menyatakan ingin menjadi bagian BRICS, di mana Tiongkok merupakan salah satu promotornya.

"Keadaan ini akan mengecilkan hati Amerika Serikat. Terlebih lagi, Presiden Prabowo telah mengajukan kesediaannya menjadi anggota BRICS," ungkap Reza.

Prabowo melakukan pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Sabtu, 9 November 2024. Keduanya menyampaikan komitmen untuk mempererat hubungan di berbagai bidang dan kunjungan itu menghasilkan perjanjian investasi baru senilai 10 miliar dolar AS atau Rp157 triliun.

Setelah menyelesaikan kunjungannya di Beijing, Prabowo terbang dan tiba di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, Amerika Serikat, Minggu, 10 November 2024, sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Dalam kunjungan resminya, Prabowo diagendakan untuk melakukan sejumlah pertemuan diantaranya dengan Presiden AS, Joe Biden dan tidak menutup kemungkinan akan bertemu dengan presiden terpilih Donald Trump.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya