Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Minyak Dunia Terkendali Berkat Keputusan India Borong Pasokan Rusia

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 10:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kenaikan tajam harga minyak dunia berhasil dicegah, salah satunya berkat keputusan India untuk membeli minyak Rusia selama periode ketidakpastian ekonomi global.

Hal itu diungkapkan Menteri Perminyakan dan Gas Alam India Hardeep Singh Puri saat berbicara di Pameran dan Konferensi Minyak Internasional Abu Dhabi (ADIPEC) pada Kamis lalu, 7 November 2024.

“Jika pemerintah India tidak membeli minyak Rusia, harga minyak global akan naik hingga 200 Dolar AS untuk semua orang," kata Puri, seperti dikutip dari ANI, Senin 11 November 2024.


“Pada tahun 2026, ketika lebih banyak energi tersedia di pasar, sebagai seorang peneliti situasi, saya pikir kemungkinan harga tetap stabil dan turun lebih tinggi," ujarnya.

Mengenai keputusan India untuk mengurangi impor minyak Rusia sekitar 10 persen pada bulan Oktober, Puri mengatakan bahwa perubahan tersebut merupakan hasil dari harga yang kompetitif di pasar minyak global. 

“Ada pemasok lain yang menawarkan harga yang kompetitif, dan posisi OPEC tidak melibatkan negosiasi harga. Persaingan yang sehat sedang berlangsung, dan jika satu sumber tidak tersedia, selalu ada alternatif,” ujarnya.

Dalam postingannya di X, Puri menegaskan kembali bahwa keputusan India untuk membeli minyak Rusia telah menguntungkan pasar global. Ia menunjukkan bahwa minyak Rusia tidak pernah dikenai sanksi formal dan hanya tunduk pada batasan harga, yang dipatuhi oleh perusahaan-perusahaan India.

"India telah berbuat baik kepada seluruh dunia dengan membeli minyak Rusia karena jika kami tidak melakukannya, harga minyak global akan meroket hingga 200 Dolar AS per barel,” kata Puri.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya