Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

KPU Bakal Gelar Pilkada Ulang Jika Kotak Kosong Menang, Catat Waktunya!

MINGGU, 10 NOVEMBER 2024 | 12:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal menyelenggarakan Pilkada ulang jika nantinya ada kotak kosong yang memenangkan Pilkada 2024.

Ketua KPU Mochammad Afifuddin menuturkan KPU tidak akan menunggu lima tahun lagi jika dalam kontestasi Pilkada 2024 ini ada kotak kosong menang.

Pasalnya, aturan ini sudah dibahas oleh KPU dan juga DPR untuk mekanisme pilkada yang dimenangkan kotak kosong.


"Kami sudah bahas ini di Komisi 2, intinya kami akan mengadakan pilkada kembali yang detail tahapannya akan kita bahas, itu rencananya di bulan September 2025. Jadi rencananya di bulan September," ucap Afifuddin saat ditemui di kawasan Batu, Jawa Timur, Minggu, 10 November 2024.

Terkait dengan mekanisme pemilihannya, Afifuddin mengatakan akan dibahas lebih lanjut usai perhelatan Pilkada 27 November 2024 nanti.

"Cuma tahapannya nanti kita akan bahas setelah proses pilkada berjalan lah ya," tutupnya.

Pilkada 2024 dibayang-bayangi dengan maraknya fenomena calon tunggal bersaing dengan kotak kosong.

Setidaknya ada 41 daerah di Indonesia akan melaksanakan Pilkada 2024 melawan kotak kosong.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya