Berita

Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Andi Mallarangeng/Istimewa

Politik

Soroti Cara-cara Kotor di Pilkada Sulut, DPP Demokrat Pertimbangkan Kirim HBL ke Komisi III

SABTU, 09 NOVEMBER 2024 | 20:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dugaan upaya penjegalan demokrasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulawesi Utara dapat sorotan tajam dari Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Andi Mallarangeng. 

Andi mengaku mendapat informasi ada upaya menjegal calon Gubernur Sulut, Elly Engelbert Lasut dengan cara-cara yang dinilai kotor dan merusak demokrasi. Di mana ada upaya untuk mendapatkan akses ke kediaman dan kendaraan pribadi Elly Lasut untuk menaruh barang ilegal dengan tujuan menjebak cagub yang berpasangan dengan Hanny Joost Pajouw itu.

Karena itulah, Andi menekankan perlunya pengawalan publik dan pengawasan dari DPR, khususnya dari perwakilan Partai Demokrat di Komisi III.


"Jika diperlukan, kami akan mengusulkan Hillary Brigitta Lasut (HBL), perwakilan Demokrat Sulut di DPR RI, ke Komisi III. (Untuk) mengawal dan melaporkan situasi terkini serta laporan intelijen yang masuk kepada Kapolri dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP),” kata Andi Mallarangeng, Sabtu, 9 November 2024.

Andi berharap laporan-laporan yang telah diterima dapat segera dibahas dan ditangani oleh fraksi Demokrat di Komisi III DPR.

Hal ini bertujuan untuk mencegah niat jahat tersebut sebelum dieksekusi, dan memastikan Pilkada Sulut berlangsung dengan aman dan tanpa gangguan, jujur, adil, dan demokratis.

Lebih lanjut, Andi Mallarangeng juga mengingatkan tentang pentingnya netralitas aparat pada Pilkada 2024. 

"Aparat harus bersikap netral dan tidak berpihak, agar dapat memberikan perlindungan dan rasa aman serta adil bagi semua kontestan dan rakyat pemilihnya," tegasnya.

Jika ada aparat yang terbukti tidak netral, Andi memastikan bahwa informasi tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan sikap tegas dari fraksi dan DPP Partai Demokrat.

"Mari kita kawal sama-sama Pilkada serentak ini, utamanya di Sulut. Agar rakyat bisa memilih pemimpin yang terbaik secara bebas, jujur, dan adil," demikian Andi Mallarangeng.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya