Berita

Ratusan mantan kombatan GAM mendeklarasikan dukungan kepada salah satu paslon di Pilgub Aceh 2024/RMOLAceh

Nusantara

PILKADA ACEH 2024

700 Eks Kombatan GAM Deklarasi Dukung Paslon di Pilkada

SABTU, 09 NOVEMBER 2024 | 13:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ratusan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mendeklarasikan dukungan kepada salah satu kontestan di Pilgub Aceh 2024.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLAceh, setidaknya ada 700 mantan kombatan GAM/Tentara Neugara Aceh (TNA) Wilayah Peureulak menyatakan dukungan kepada pasangan Bustami Hamzah-M Fadhil Rahmi.

Deklarasi tersebut dihadiri beberapa pentolan mantan kombatan GAM/TNA Wilayah Peureulak, seperti Din Kapla (Eks kombatan GAM/TNA alumni Tripoli, Libya), Muslim Hasballah (mantan Bupati Aceh Timur), Bang Misee, Bang Tar Punti, Aki Rayeuk, Dua Siploh, dan Safrina.


Deklarasi berlangsung di Gampong Alue Bu, Peureulak, Jumat, 8 November 2024 tersebut yang turut dihadiri ribuan orang. Hadir langsung Cagub Bustami Hamzah yang didampingi Ketua Umum Partai Aceh Sejahtera (PAS) Aceh, Tu Bulqaini.

"Kami mantan kombatan GAM Wilayah Peureulak siap mendukung dan sekaligus neupeumeunang Bustami Hamzah - M Fadhil Rahmi sebagai Gubernur-Wakil gubernur Aceh pada pilkada tanggal 27 November 2024," ucap Din Kapla.

Usai ikrar, Din Kapla sempat berorasi di hadapan seribuan massa yang hadir pada acara deklarasi tersebut. Dalam orasinya, dia optimis pasangan Bustami - Syech Fadhil bisa menang.
"Ta colok bak nomboi sa. Kalau tanyo ingin Aceh nyo na perubahan (mari kita coblos nomor satu kalau ingin Aceh ada perubahan)," teriak Din Kapla.

Sementara itu, Cagub Bustami mengungkap rasa haru dan bahagia karena mendapat kesempatan bertemu langsung dengan masyarakat dan eks Kombatan GAM di Peureulak.

Bustami turun panggung dan menyempatkan diri menyalami massa, sembari meminta doa restu setiap orang yang disalami. Selain itu dia juga memberi santunan 59 orang anak yatim.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya