Berita

Foto: AP/Evan Vucc

Publika

Trump, Lelaki Sejati!

SABTU, 09 NOVEMBER 2024 | 10:42 WIB | OLEH: DR. SYAHGANDA NAINGGOLAN*

SETELAH seluruh dunia menunggu Vladimir Putin bersuara tentang kemenangan Donald Trump di Amerika, akhirnya kemarin Putin memberikan suaranya atas Trump.

Putin, dalam sebuah Forum di Black Sea Resort, Sochi, Rusia, sebagaimana diberitakan The Guardian, mengagumi Trump.

“He turned out to be a courageous person,” said Putin, referencing Trump’s conduct after a gunman fired shots at him during a campaign rally in Butler, Pennsylvania on 14 July. “People show who they are in extraordinary circumstances. This is where a person reveals himself. And he showed himself, in my opinion, in a very correct manner, courageously. Like a man."


Berbagai media dunia menjadikan istilah "courageous man" atau di media kita diterjemahkan sebagai "lelaki sejati" adalah pujian Putin kepada Trump.

Memang di usia tua, 78 tahun, Trump ketika ditembak saat kampanye, sehingga melukai kupingnya kala itu, mengundang kekaguman semua lelaki. Bukannya Trump ketakutan, malah saat dibopong ke ambulans, Trump masih sempat berteriak "fight, fight, fight".

Dalam kampanye-kampanyenya setelah penembakan, Trump tetap seperti lelaki, terus menerus menunjukkan ekspresi dirinya secara sejati, tidak berpura-pura.

Istilah lelaki sejati memang saat ini cenderung tidak populer. Di dunia semakin banyak lelaki menyukai "flexing", mempercantik wajah dan tubuh ke salon-salon kecantikan.

Televisi dan medsos juga menjadi ajang lelaki kewanitaan semakin semarak menguasai ruang publik. Lelaki cantik semakin hari semakin banyak jumlahnya. Bahkan, dalam elit kekuasaan, kelompok ini semakin besar pengaruhnya.

Tentu saja pilihan kata itu oleh Putin merupakan pilihan yang dirancang. Rusia sudah berkali-kali menuduh Amerika dan Barat sebagai eksportir homoseksual dan Transgender ke seluruh dunia. Ideologi barat, kata mereka adalah homoseksual.

Putin sendiri di dalam negeri sering memenjarakan orang-orang homoseksual. Lelaki sejati adalah lelaki yang "jantan" seperti dikenal di masa lalu, menurutnya.

Ucapan lelaki sejati Putin kepada Trump tentu karena Trump seperti Putin. Trump adalah pembenci lelaki bersifat kewanitaan, apalagi homoseksual. Pada saat berkuasa term pertama dulu, Trump menutup semua toilet homoseksual, di seluruh kampus dan publik. Kata Trump, hanya ada toilet laki atau perempuan, tidak ada yang lain. Trump juga mencegah pengadilan membebaskan perkawinan sesama jenis.

Bedanya Trump dan Putin soal lelaki sejati dalam perspektif homoseksual didasarkan fundamentalnya. Trump mengatakan dia sebagai penganut Evangelis yang taat. Agama Protestan garis keras di USA. Agama ini anti aborsi dan anti homosex, sebaliknya pro keharmonisan keluarga.

Sebaliknya Putin mungkin seperti Hitler, yang secara naluri kelelakian, yakni lelaki harus jadi lelaki jantan.

Melihat tatapan wajah Putin dan Trump tentu melihat seperti mata harimau, tajam. Mereka terkenal dengan berbicara sambil melihat lawan bicaranya dengan tajam. Bibir dan mata seirama. Matanya tidak pernah sayu dan lembut. Keduanya juga manusia yang selalu satu kata dengan perbuatannya.

Ketika Putin mengatakan akan menghancurkan Ukraina jika NATO mengekspansi keanggotaannya sampai ke negara tetangga Rusia, maka Rusia menyerang. Dan itu terjadi.

Trump juga demikian, ketika dia percaya Bangsa Israel adalah bangsa spesial di mata Tuhannya, dan Tuhannya sudah memutuskan Yerusalem sebagai ibukota Israel 3.000 tahun lalu, maka dia memindahkan Kedutaan Amerika di sana ke Yerusalem beberapa tahun lalu.

Trump dan Putin bukan manusia Paradoks. Meskipun mereka sangat dibenci lawan politiknya.

Trump sendiri adalah pengagum Putin (dan Viktor Orban, Presiden Hungaria). Trump, Putin dan Orban mempunyai barisan pemimpin dunia bernuansa fasis, Prime Minister Giorgia Meloni, Italia, Austrian Chancellor Karl Nehammer, Geert Wilders, Belanda, Le Pen, Prancis yang sama. Mereka akan segera menguasai dunia.

Untungnya Trump sudah merevisi sikapnya terhadap imigran dan Islam. Trump bertemu Khabib, petinju gulat dunia, untuk minta didukung, beberapa waktu lalu. Dan Trump janji ke Khabib menyelesaikan urusan Israel-Palestina dengan baik.

Trump, dalam pidato kemenangan di Palm Beach, Florida, 6/11 juga berterima kasih pada Bangsa Afrika-Amerika, Bangsa Asia-Amerika, Umat Islam yang memilihnya. Ini pertanda fasisme dan rasisme Trump berkurang di kepemimpinan jilid duanya. Ditambah lagi, wakilnya Vence adalah anti fasis dan istrinya orang Telugu, India.

Dunia tentu cemas dengan kehadiran Trump. Saya juga cemas dengan kematian demokrasi ke depan. Tapi lebih baik dunia di tangan lelaki sejati, merujuk pada istilah Putin. Dalam kepemimpinan lelaki sejati tidak ada paradoks. Kita bisa memprediksi masa depan kita secara lebih terukur.

Selamat atas kemenangan Trump.

Penulis adalah Direktur Eksekutif Sabang Merauke Circle

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya