Berita

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke China/RMOL

Politik

Lawatan Presiden Prabowo Bukti Dunia Internasional Menunggu Peran Indonesia

JUMAT, 08 NOVEMBER 2024 | 20:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke luar negeri pada Jumat, 8 November 2024 dan baru akan kembali ke Tanah Air pada 24 November 2024.

Presiden Prabowo Subianto memulai lawatan kenegaraan ke Tiongkok, Amerika Serikat, Peru, Brazil, Inggris dan beberapa negara di Timur Tengah.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan kunjungan presiden ini selain memenuhi undangan negara sahabat, juga untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) dan G20.


“Permohonan Indonesia untuk hadir dalam pertemuan bilateral dan multilateral menunjukkan Indonesia begitu dihormati dan perannya ditunggu seluruh dunia," kata Meutya usai melepas keberangkatan Presiden Prabowo Subianto dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Meutya Hafid menyatakan lawatan Prabowo selama dua minggu memiliki arti penting sebagai momentum peningkatan kerja sama bilateral dan multilateral.

“Indonesia akan berperan menjembatani kepentingan negara negara berkembang dengan negara maju. Tentunya dalam kerangka good neighbour policy" tuturnya.

Selama kunjungan kenegaraan, Presiden Prabowo memberikan instruksi kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang hadir dalam pelepasan Kepala Negara untuk menyelesaikan pedoman penyelenggaraan pemerintahan.

“Presiden telah memberikan petunjuk satu dua bulan ke depan kita siapkan benar-benar semua persiapan untuk kita mulai bekerja keras tahun 2025 untuk memenuhi program-program yang sudah kita canangkan, seperti menciptakan pemerintahan yang bersih dari penyelewengan, ketidakefisiensi, manipulasi, dan bersih dari kongkalikong dari pihak-pihak lain," demikian Meutya Hafid.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya