Berita

Presiden AS Donald Trump/Net

Dunia

Trump Siap Komunikasi dengan Putin

JUMAT, 08 NOVEMBER 2024 | 09:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meski mengaku belum melakukan komunikasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan segera melakukannya dalam waktu dekat.

Dalam wawancara dengan NBC News pada Kamis, 7 November 2024 waktu AS, Trump mengatakan ia telah berbicara dengan hampir 70 pemimpin dunia sejak kemenangannya dalam pemilu, tetapi Putin tidak termasuk di antara mereka. 

Namun, ia memastikan, "Saya kira kami akan berbicara."


Berbicara pada pertemuan Klub Diskusi Internasional Valdai di kota Sochi, Rusia selatan, Kamis, Putin mengucapkan selamat kepada Trump atas kemenangannya, dan mengatakan bahwa ia terbuka untuk menelepon presiden terpilih tersebut. 

"Saya akan menghubunginya,"  kata Putin, seperti dikutip dari RT, Jumat 8 November 2024.

Sepanjang kampanyenya, Trump berjanji akan segera mengakhiri konflik Rusia-Ukraina jika terpilih, dan mengatakan bahwa ia akan berbicara dengan Putin dan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky untuk mencapai tujuan ini. 

Trump belum memerinci lagi terkait rencananya. Dalam hal ini, Moskow menanggapi dengan hati-hati, dengan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov yang menyatakan bulan lalu bahwa ia tidak "berpikir ada tongkat ajaib" yang dapat menghentikan pertempuran dalam semalam.

Moskow menegaskan bahwa penyelesaian apa pun harus dimulai dengan Ukraina yang harus menghentikan operasi militer dan mengakui "realitas teritorial" bahwa Ukraina tidak akan pernah mendapatkan kembali kendali atas wilayah Donetsk, Lugansk, Kherson, dan Zaporozhye, serta Krimea. 

Selain itu, Kremlin menegaskan bahwa tujuan operasi militernya – yang mencakup netralitas Ukraina, demiliterisasi, dan denazifikasi – akan tercapai.

Putin dan Trump bertemu di Helsinki pada tahun 2018, dan sekali lagi pada pertemuan puncak G-20 tahun berikutnya di Osaka. 

“Selama masa jabatan pertamanya sebagai presiden…dia dilecehkan oleh semua orang di semua pihak, dia diintimidasi, dia takut melangkah ke kiri, ke kanan, mengatakan hal yang salah,” kata Putin. 

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi sekarang selama masa jabatan barunya sebagai presiden. Apa pun yang dia lakukan terserah padanya," ujarnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya