Berita

Peta Balochistan

Dunia

Tiga Pria Balochistan Menghilang Misterius Baru-baru Ini

KAMIS, 07 NOVEMBER 2024 | 19:46 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Tiga pria Baloch dilaporkan telah dihilangkan secara paksa oleh pasukan keamanan Pakistan dalam insiden terpisah di wilayah Mastung, Musa Khel, dan Mand di Balochistan.

Di Mastung, anggota suku Shahwani mengatakan bahwa pasukan keamanan menahan Shah Nawaz Shahwani, putra Adam Khan Shahwani, pada malam pernikahannya di Khadkocha dan memindahkannya ke lokasi yang dirahasiakan.

Para tetua setempat mengecam apa yang mereka gambarkan sebagai penahanannya yang "sangat menyedihkan" dan meminta pihak berwenang untuk memastikan kepulangannya dengan selamat.


Balochistan Post melaporkan, dalam insiden terpisah di Mand, pasukan keamanan menahan Ameer, putra Noor Bakhsh, sekitar pukul 4 pagi pada hari Senin, 4 November 2024. Saksi mata mengatakan bahwa ia dibawa dari kediamannya, dan keberadaannya saat ini masih belum diketahui.

Sementara itu, di distrik Musa Khel, sumber setempat mengatakan bahwa pasukan keamanan menggerebek sebuah rumah di daerah Rarasham, menahan Mohammad Khan, putra Mir Ahmed Buzdar, dan memindahkannya ke lokasi yang dirahasiakan. Mohammad Khan, putra Mir Ahmed Buzdar

Laporan menunjukkan adanya peningkatan pergerakan pasukan Pakistan di wilayah Musa Khel dan Chamalang, dengan banyaknya laporan penghilangan paksa di dan sekitar Rarasham dalam beberapa minggu terakhir, meskipun rincian lebih lanjut belum muncul.

Pihak berwenang belum memberikan pernyataan apa pun terkait insiden ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya