Berita

Kebersamaan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Silaturahmi Tokoh Bangsa

Bertemu Megawati Bakal Jadi Sowan Pamungkas Prabowo

KAMIS, 07 NOVEMBER 2024 | 16:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri disebut-sebut akan segera terjadi.

Kabar ini menguat usai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membocorkan pertemuan itu sedang direncanakan oleh pihak Istana.

Menyoroti hal ini, analis komunikasi publik Hendri Satrio memandang pertemuan ini bisa jadi disiapkan sebagai pertemuan pamungkas Prabowo dalam rangkaian menemui pemimpin-pemimpin sebelumnya.


"Pak Prabowo sudah ketemu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sudah ketemu Joko Widodo, jadi kalau pertemuan Megawati ini terjadi, dianggapnya pertemuan pamungkas," ujarnya kepada redaksi, Kamis 7 November 2024.

Menurut sosok yang akrab Hensat itu, sangat mungkin Prabowo sudah mendapatkan dukungan dari Jokowi dan SBY untuk mempercepat pertemuannya dengan Megawati.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI ini memprediksi, pertemuan Megawati dan Prabowo nantinya akan membicarakan kebijakan pemerintahan serta dinamika politik.

"Kira-kira kalau mau diomongin apa aja, ya macam-macam seperti kebijakan politik Pak Prabowo, strateginya Pak Prabowo, tapi yang jelas kalau pertemuan itu terjadi maka memang artinya Pak Prabowo sudah mulai independen," jelas Hensat.

Namun, dosen Ilmu Politik Universitas Paramadina itu menggarisbawahi, pertemuan kedua tokoh ini bukan berarti PDIP akan masuk pemerintahan.

Presiden Prabowo Subianto terlebih dahulu menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo di kediamannya di Solo, Jawa Tengah. Selang beberapa waktu, Prabowo juga menemui Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, di Cikeas, Jawa Barat.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya