Berita

Anggota Komisi IV DPR RI, Arif Rahman/Istimewa

Politik

3 Hal Ini Jadi Sorotan Anggota Komisi IV DPR saat Rapat Kerja Bersama Menteri KKP

KAMIS, 07 NOVEMBER 2024 | 02:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah isu penting terkait sektor kelautan dan perikanan menjadi sorotan saat Komisi IV DPR RI menggelar rapat kerja bersama Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk membahas rencana program kerja prioritas KKP pada 2025, pada Rabu, 6 November 2024. 

Salah satu hal yang menjadi perhatian anggota Komisi IV, Arif Rahman, adalah sistem pelelangan hasil tangkapan nelayan. Menurutnya, sistem pelelangan yang ada saat ini dinilai kurang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan, terutama bagi nelayan kecil. 

“Para nelayan kita ini mencari ikan ke laut selama dua hingga tiga hari, lalu mereka pulang dengan harapan ingin mendapatkan uang cash untuk hidup dia, tapi ternyata di pelelangan ini diutangi,” ujar Arif.


Ia menyarankan agar KKP lebih fokus memperbaiki sistem pelelangan di daerah, agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi nelayan.

Selain itu, Politikus Partai Nasdem ini juga menyoroti masalah terkait subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang dinikmati oleh nelayan. 

Legislator Dapil Banten I ini mengungkapkan bahwa banyak nelayan kaya yang membeli BBM subsidi. Sehingga perlu adanya pengawasan lebih ketat dari KKP, bekerja sama dengan BPH Migas dan lembaga terkait lainnya. 

Menurutnya, perlu edukasi dari KKP kepada nelayan mengenai kebijakan terkait BBM dan perizinan. Ia menilai masih ada ketidaksesuaian kebijakan antara tingkat kabupaten, provinsi, dan pusat, yang menghambat pemahaman nelayan terhadap aturan yang ada. 

“Tentu ini harus ada sinkronisasi agar nelayan-nelayan ini paham edukasinya. Karena ketika nelayan-nelayan kita ini ingin membeli BBM, tapi dia tidak punya izin kapal, izin nelayan atau izin perahu, itu tidak bisa. Ini sangat perlu untuk diedikasi oleh KKP,” ujarnya.

Selain masalah BBM dan pelelangan, Arif juga menyinggung perlunya pengadaan kapal patroli untuk menjaga kedaulatan laut Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa kapal patroli yang ada saat ini masih kurang, bahkan Indonesia sering kalah bersaing dengan kapal nelayan dari negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand. 

“Menurut saya, terkait kebutuhan kapal patroli ini harus kita prioritaskan juga, karena kita kalau kejar-kejaran dengan kapal nelayan Malaysia atau Thailand aja kalah. Bagaimana kita mau menangkap kapal-kapal yang berlayar bebas ke perairan kita,” bebernya.

Terakhir, Arif mendukung kenaikan pagu anggaran KKP untuk tahun 2025. Menurutnya, sektor kelautan dan perikanan harus menjadi prioritas, mengingat Indonesia adalah negara maritim yang bergantung pada sektor ini. 

"Mengingat negara Indonesia adalah negara maritim yang menjadikan sektor pertanian sebagai sektor prioritas, maka KKP juga harus menjadi sektor prioritas untuk negara ini,” pungkas Arif.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:27

Prabowo dan El-Sisi Kecam Keras Pembangunan Permukiman Ilegal Israel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:20

Gus Lilur Minta KPK Usut Dugaan Aliran Dolar di Muktamar NU

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:06

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Finis Keenam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:52

Koperasi Didorong Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:44

Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran, Teknik, dan Sains Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:42

20 Kapolres dan Kapolresta Pulau Jawa Dirombak Jenderal Suyudi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33

Prabowo Bidik Penguatan Ekonomi RI-Mesir Lewat Perjanjian Dagang dan Dana Investasi Bersama

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:14

Krisman Harefa Gugat MSIG Life Insurance Indonesia Rp1 Miliar ke PN Jaksel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:11

Muzakarah Tauhid Sufi Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01

Selengkapnya