Todung Mulya Lubis saat menjadi narasumber diskusi bertajuk "Demokrasi yang Tergerus Pasca-Reformasi 98, Residu Rezim Jokowi Cawe-Cawe MK, Pemilu 2024, dan Pilkada Serentak 2024" di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu, 6 November 2024/Istimewa
Todung Mulya Lubis saat menjadi narasumber diskusi bertajuk "Demokrasi yang Tergerus Pasca-Reformasi 98, Residu Rezim Jokowi Cawe-Cawe MK, Pemilu 2024, dan Pilkada Serentak 2024" di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu, 6 November 2024/Istimewa
Desakan itu disampaikan tokoh Pro Demokrasi dan HAM, Todung Mulya Lubis, dalam diskusi bertajuk "Demokrasi yang Tergerus Pasca-Reformasi 98, Residu Rezim Jokowi Cawe-Cawe MK, Pemilu 2024, dan Pilkada Serentak 2024" di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu, 6 November 2024.
Todung mengaku mendengar ada laporan bahwa dalam Pilkada ini ada cawe-cawe yang dilakukan oleh oknum kepolisian yang dilakukan secara terstruktur, seperti yang terjadi di Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, dan sejumlah provinsi lainnya.
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Jumat, 25 September 2026 | 14:51
Jumat, 25 September 2026 | 22:39
Senin, 21 September 2026 | 13:33
Sabtu, 26 September 2026 | 02:36
UPDATE
Senin, 28 September 2026 | 18:16
Senin, 28 September 2026 | 18:09
Senin, 28 September 2026 | 17:44
Senin, 28 September 2026 | 17:38
Senin, 28 September 2026 | 17:33
Senin, 28 September 2026 | 17:25
Senin, 28 September 2026 | 17:16
Senin, 28 September 2026 | 17:08
Senin, 28 September 2026 | 17:05
Senin, 28 September 2026 | 16:59