Berita

Barisan Netizen Anti Korupsi (BNAK)/Ist

Politik

BNAK Adukan Gaya Hidup Mewah Petinggi Kejaksaan ke KPK

RABU, 06 NOVEMBER 2024 | 16:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Barisan Netizen Anti Korupsi (BNAK) serahkan laporan pengaduan masyarakat (Dumas) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait gaya hidup mewah dua petinggi Kejaksaan Agung.

Dua nama Jampidsus Kejagung Abdul Qohar, dan Febri Adriansyah diadukan BNAK saat menggelar aksi di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 6 November 2024.

"Aksi ini digelar sebagai respons atas ramainya pemberitaan soal dugaan gaya hidup mewah dua petinggi kejaksaan tersebut," ujar Koordinator Aksi BNAK Yadi kepada wartawan.


Kata dia, pemberitaan soal jam tangan mewah yang dikenakan oleh Abdul Qohar menjadi sorotan publik, diduga mencapai miliaran rupiah.

"BNAK menilai, apabila benar jam tangan tersebut tidak dilaporkan dalam LHKPN, KPK harus memanggil Abdul Qohar untuk memberikan klarifikasi," katanya.

Untuk itu, lanjutnya, BNAK mendorong KPK untuk menindaklanjuti dan memastikan pencatatan kekayaan tersebut di LHKPN, agar tidak menimbulkan asumsi negatif di masyarakat.

"Kami juga menuntut pengusutan dan pembersihan Kejaksaan Agung dari oknum-oknum pejabat yang diduga terlibat dalam gaya hidup mewah dan korupsi," katanya.

"Langkah ini diambil untuk mendorong penegakan hukum yang transparan dan menghindari potensi fitnah di masyarakat terkait pemberitaan viral ini," tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya