Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Bisnis

Target Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Bisa Tercapai, Ini Syaratnya

RABU, 06 NOVEMBER 2024 | 12:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintahan Prabowo Subianto diyakini mampu mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen. 

Direktur Political Public and Policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai walaupun saat ini masih berada di kisaran 5 persen, namun ia optimis Prabowo-Gibran mampu mencapai target hingga lima tahun ke depan.

“Saya pikir Prabowo akan sukses mengembalikan Indonesia seperti era Soeharto dengan julukan The Tiger of Asia bahkan jadi The Lion of Asia,” kata Jerry dalam diskusi daring peringatan HUT ke-5 P3S dengan tema ‘Prospek Ekonomi Indonesia di Bawah Pemerintahan Presiden Prabowo’ melalui keterangan yang diterima redaksi, Rabu, 6 November 2024.


Jerry menilai, Prabowo mampu memadukan Soehartonomics, SBYnomics hingga Jokowinomics.

“Pertumbuhan ekonomi bisa dicapai jika kinerja tim ekonomi baik walaupun IMF menyebut sampai 2029 tak akan bisa mencapai 8 persen. Kalau UMKM terus didorong maka bukan tak mungkin ini bisa.terjadi. paling penting kita jangan hanya jadi negeri pengimpor tapi pengekspor,” jelasnya.

Jerry menyoroti Indonesia adalah negara terbesar pengimpor beras hampir 7 juta ton dalam 5 tahun terakhir. Bahkan impor gula kita rangking 1 dunia dengan jumlah 5 juta ton.

Dia yakin, dengan lahan 1,2 juta hektar lahan yang digenjot di Merauke maka akan bisa mencapai swasembada pangan.

“Saya optimis Prabowo akan membuat masyarakat tak kelaparan lantaran Indonesia nomor 3 di Asia Tenggara,” ungkap Jerry.

Terpisah, peneliti P3S, Hasto Ruan  meminta agar pemerintah melakukan pembinaan di bidang pasar uang atau forex.

“Nilai per hari transaksi penjualan forex global sebesar Rp112.000 triliun. Bandingkan dengan RAPBN Indonesia 2024 hanya sebesar sekitar Rp3.000 triliun setahun, atau hanya 3 persen dari putaran forex per hari,” tegas dia.

Hasto menyoroti jangan sampai pemerintah membiarkan perusahaan Pialang dan broker ilegal menjadi marketing forex pada perusahaan-perusahaan mereka, yang notabene memiliki izin Bappebti.

“Bila perlu setiap Broker diwajibkan untuk melakukan live trading dipimpin oleh Pialang/Wakil Pialang terbaiknya. Dan kalau rugi, maka wajib mengganti uang Investor. Hanya dengan cara itu sektor perdagangan forex dapat memberikan keuntungan kepada masyarakat banyak dan juga negara,” terang Hasto.

Terpisah, Ekonom Fithra Faisal Hastiadi menyebut tantangan domestik bagi Prabowonomics mencakup pengelolaan sumber daya serta optimalisasi berbagai program yang sudah berjalan.

Di sisi lain, tantangan internasional berkaitan erat dengan upaya memperkuat hubungan diplomatik dan memperluas akses perdagangan.

Salah satu langkah penting yang disarankan oleh Fithra adalah menjaga defisit fiskal di bawah 3 persen untuk memastikan investor tetap percaya pada stabilitas ekonomi Indonesia. Kestabilan ini menjadi faktor krusial untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Indonesia.

Optimalisasi penerimaan pajak menjadi fokus utama dalam strategi Prabowonomics. “Bukan tax rate yang perlu dinaikkan, melainkan optimalisasi pajak di sektor-sektor tertentu, seperti pertambangan,” tegasnya.

Sektor pertambangan berpotensi memberikan kontribusi signifikan, dengan estimasi penerimaan mencapai antara Rp100 hingga Rp200 triliun. Dengan pengelolaan yang baik, total kontribusi dari sektor ini dan sektor mineral lainnya dapat mencapai sekitar Rp250 triliun.

“Jika kita mampu mengoptimalkan sektor ini, kita bisa melihat tambahan pendapatan yang substansial bagi negara,” pungkas dia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya