Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Dolar AS Bangkit, Emas dan Bitcoin Ikut Naik di Tengah Ketegangan Pilpres AS

Laporan: Jelita Mawar Hapsari
RABU, 06 NOVEMBER 2024 | 10:56 WIB

Indeks Dolar AS yang semalam ditutup melemah, pagi ini kembali bangkit dan mencapai level 104,15. 

Harga emas juga tercatat naik tipis, seiring dengan investor yang menantikan hasil awal pemilu AS yang sangat ketat, yang berpotensi memberikan dampak besar pada pasar keuangan.

Dikutip dari Bloomberg pada Rabu, 6 November 2024, harga emas batangan di pasar Spot tercatat naik 0,03 persen, mencapai level 2.744,78 Dolar AS per troy ounce, seiring dengan ketatnya perebutan kursi presiden di Gedung Putih antara Kamala Harris dari Partai Demokrat dan Donald Trump dari Partai Republik.


Bitcoin juga mengalami lonjakan nilai di awal transaksi pagi ini di Asia. Harga mata uang kripto ini tercatat naik 3 persen, mencapai 71.251 Dolar AS pada pukul 07:45 WIB.

Di sisi lain, Rupiah tertekan di awal transaksi, dibuka melemah 0,34 persen di level Rp15.788 per Dolar AS. 

Pada pukul 09:06 WIB, Rupiah semakin tertekan dan tercatat berada di Rp15.823 per Dolar AS.

Pelemahan rupiah tersebut dipengaruhi oleh sentimen negatif yang menekan seluruh mata uang Asia pagi ini, akibat penguatan dolar AS seiring dengan berlanjutnya proses penghitungan suara Pilpres AS sejak pagi tadi.

Berdasarkan hasil penghitungan sementara Pilpres AS, Donald Trump memimpin dengan meraih 137 electoral vote, sementara Kamala Harris memperoleh 99 suara.

Trump berhasil memenangkan Texas, Florida, Ohio, Alabama, Missouri, dan Dakota, sementara Harris unggul di New York, New Jersey, Massachusetts, Vermont, Illinois, dan Maryland, seperti dilaporkan oleh Associated Press yang dikutip oleh Bloomberg News pada pukul 09:12 WIB.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya