Berita

Pakar Hukum Tata Negara, Prof Sugianto/RMOLJabar

Politik

Prof Sugianto Dukung TNI dan Polri jadi Petugas Haji

RABU, 06 NOVEMBER 2024 | 02:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wacana pelibatan TNI dalam penyelenggaraan haji yang diusulkan Wakil Menteri Agama, (Wamenag) Romo HR Muhammad Syafi’i menimbulkan pro dan kontra di tengah carut marutnya penyelenggaraan haji 2024.

Gurubesar Hukum Tata Negara, Prof Sugianto mengatakan, persiapan penguatan pelayanan ibadah haji tahun 2025 tetap menjadi tanggung jawab Kementerian Agama. Walaupun pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sudah terbentuk badan baru pengelola Haji dan Umroh yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. 

Menurutnya, dilakukan penguatan struktur organisasi yaitu struktur organisasi tata kerja (SOTK) terlebih dulu sehingga pada 2026 akan eksis setelah penyelenggaraan ibadah haji resmi diserahkan pada Badan yang baru dibentuk.


"Saya mendukung Wamenag yang telah mengusulkan untuk melibatkan unsur TNI  sebagai petugas haji tahun 2025, sebaiknya tidak diskriminatif pentingnya terwujud sinergitas. Selain dari unsur TNI juga bisa unsur Polri untuk petugas haji," kata Prof Sugianto kepada RMOLJabar, Selasa, 5 November 2024. 

Gurubesar Hukum UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tersebut menambahkan, pelibatan TNI dan Polri dalam penyelenggaraan haji akan dipandang positif oleh publik agar penyelenggaraan ibadah haji 2025 bisa diwujudkan dengan lebih transparan lagi. 

Menurutnya penyelenggaraan ibadah haji 2024 oleh Kementerian Agama pimpinan Yaqut Cholil Qoumas sudah cukup baik dengan berbagai problem dan dapat dievaluasi agar lebih baik lagi.

"Evaluasi dari berbagai problem yang menjadi tuntutan pansus Haji DPR agar pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 harus lebih baik dari tahun 2024," ujarnya.

Prof Sugianto yang juga Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia meyakini pelaksanaan ibadah haji pada 2025 yang masih dilaksanakan Kementerian Agama di bawah kepemimpinan  Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar harus terwujud sinergitas dan kolaborasi dari kalangan yang punya peran dalam kesuksesan ibadah haji. 

"Sebaiknya Kemenag dan Badan Haji dapat bersinergi dengan PP IPHI agar penyelenggaraan haji lebih baik lagi kedepannya," tutupnya. 

Wacana pelibatan unsur TNI sebagai petugas haji musim haji 2025 sebagai upaya peningkatan layanan kepada jamaah haji asal Indonesia di Tanah Suci merupakan usulan Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi’i yang disampaikan di Padang, Sabtu 2 November 2024.

Alasannya adalah karena pelayanan ibadah haji yang selama ini dinilai belum optimal, sebab masih banyak ditemukan petugas haji asal Indonesia yang tidak disiplin atau optimal dalam melayani jamaah haji. Di mana petugas haji kumpul di sana merokok, kumpul di sini ketawa-ketawa, sehingga jamaah tidak terlayani.

Kendati demikian, Romo menegaskan pelibatan unsur TNI sebagai petugas haji baru sebatas usulan, sehingga akan ada tinjauan atau kajian mendalam dari berbagai pihak terkait.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya