Berita

Wakil Direktur Departemen Informasi Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning/Net

Dunia

Tiongkok Sebut Kunjungan Prabowo Dorong Hubungan Bilateral ke Tingkat Baru

SELASA, 05 NOVEMBER 2024 | 21:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI, Prabowo Subianto memulai kunjungan kenegaraan pertamanya setelah dilantik ke negara Tiongkok.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying pada Selasa, 5 November 2024 mengatakan bahwa kunjungan Prabowo akan menandai kenaikan tingkat hubungan bilateral yang dijalin selama ini.

"Kunjungan itu akan bertujuan untuk mendorong hubungan Tiongkok-Indonesia ke tingkat yang baru," ungkap Hua dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat AFP.


Sementara itu, Wakil Direktur Departemen Informasi Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning dalam jumpa pers menyatakan kesiapan Beijing untuk menjalin hubungan politik yang lebih erat dengan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

"China siap bekerja sama dengan Indonesia untuk menjadikan kunjungan ini sebagai kesempatan untuk mengonsolidasikan kepercayaan politik tingkat tinggi," kata Mao.

Dipaparkan Mao, Presiden Xi Jinping akan mengadakan upacara penyambutan untuk kedatangan Prabowo.

Kemudian Perdana Menteri Li Qiang dan pejabat nomor tiga Zhao Leji juga dijadwalkan bertemu dengan Prabowo.

Setelah kemenangannya dalam pemilihan umum pada bulan Februari, Prabowo menggunakan masa transisi delapan bulannya untuk mengunjungi belasan negara termasuk Tiongkok.

Kunjungan itu dilakukan guna menunjukkan kebijakan luar negeri yang lebih aktif daripada pendahulunya Presiden Joko Widodo, yang lebih fokus pada isu-isu dalam negeri seperti ekonomi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya