Berita

Menko Polkam Jenderal Polisi (P) Prof. Dr. Budi Gunawan di acara perayaan National Day Federasi Rusia di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Selasa, 4 November 2024/Ist

Politik

Hadiri Perayaan National Day Federasi Rusia

Budi Gunawan Kenang Sejarah Panjang Persahabatan Indonesia-Rusia

SELASA, 05 NOVEMBER 2024 | 15:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal Polisi (P) Prof. Dr. Budi Gunawan, menghadiri perayaan National Day Federasi Rusia di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Selasa, 4 November 2024.

Kehadiran Jenderal Budi Gunawan dalam rangka memenuhi undangan Duta Besar Rusia sebagai Tamu Kehormatan mewakili Pemerintah Indonesia.

Kehadirannya mencerminkan komitmen Indonesia untuk mempererat kemitraan strategis dengan Rusia.


Tampak hadir sebagai host antara lain Mr. Sergei Tolchenov,Ambassador of the Russian Federation to the Republic of Indonesia dan Mr. Evgeny Zagaynov,Ambassador of the Russian Federation to ASEAN
 
Dalam sambutannya, BG akrab disapa menyampaikan selamat kepada pemerintah dan rakyat Rusia, menegaskan kembali sejarah panjang persahabatan yang didasarkan pada saling menghormati dan kerja sama.

Menyambut 75 tahun hubungan diplomatik pada tahun depan, Menko Polkam menyampaikan harapan agar kemitraan ini terus berkembang di berbagai bidang strategis.

“Kita terus membuat progres dalam perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Ekonomi Eurasia, yang akan membawa lebih banyak peluang bisnis,” ujar Menko Polkam, yang optimis bahwa peningkatan kerja sama ekonomi akan saling menguntungkan kedua negara.

Selain itu, Menko Polkam menyambut baik penerbangan langsung baru antara Moskow dan Denpasar oleh Aeroflot.

Ia menyampaikan keyakinannya bahwa rute penerbangan ini akan mendukung sektor pariwisata dan pertukaran budaya antara kedua negara, memperkuat hubungan antarwarga yang sudah terjalin erat.

Kehadiran Menko Polkam pada National Day Rusia ini mencerminkan eratnya hubungan kedua negara dan semangat Indonesia untuk memperkuat kolaborasi yang saling menguntungkan di panggung internasional.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya