Berita

Brokoli ungu/Fresh Plaza

Bisnis

Amerika Berhasil Kembangkan Brokoli Ungu Pencegah Kanker

SELASA, 05 NOVEMBER 2024 | 11:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah melakukan percobaan dalam waktu yang cukup lama, sebuah perusahaan di Amerika Serikat (AS) berhasil mengembangkan brokoli berwarna ungu pertama mereka.

Perusahaan bernama Sakata Seed America baru-baru ini memperkenalkan produk yang mereka namai Brokoli Purple Magic di pameran Global Produce & Floral Show di Atlanta.

"Ini adalah brokoli pertama yang berbatang ungu dan berkepala ungu di dunia," kata Matt Linder, Manajer Pengembangan Produk Senior di perusahaan tersebut, seperti dikutip dari Fresh Plaza, Selasa 5 November 2024.


Pengembangan kol warna ungu ini dimulai di Jepang sebagai proyek hobi oleh pemulia utama perusahaan saat itu, Manabu Kawamura, dan butuh waktu bertahun-tahun untuk mengembangkannya. 

"Itu adalah kreasi yang sangat sulit,"  kata Linder. 

"Varietas ungu diciptakan dengan cara konvensional, dibiakkan melalui seleksi dari waktu ke waktu dan butuh waktu lebih dari 15 tahun agar benihnya tersedia secara komersial," ujarnya.

Benih brokoli Purple Magic kini tersedia di AS dan mulai diperkenalkan ke seluruh dunia. Brokoli jenis kepala tunggal cocok untuk musim dingin, dipanen pada musim gugur dan musim dingin sekitar 90 hari setelah tanam.

Jika dibandingkan dengan brokoli biasa, brokoli Purple Magic memiliki banyak zat bermanfaat di dalamnya. Kuntum maupun batangnya mengandung banyak antosianin, yang dianggap bermanfaat untuk mencegah kanker dan peradangan.

"Brokoli biasa tidak mengandung kadar antosianin yang terdeteksi," kata Linder.

Selain itu, brokoli ungu mengandung kadar polifenol, antioksidan, yang lebih tinggi dibandingkan dengan brokoli biasa.

"Penelitian menunjukkan bahwa brokoli ungu dapat mengandung 45 persen lebih banyak polifenol daripada brokoli biasa," kata Linder. 

"Selain itu, seperti kebanyakan varietas brokoli, Purple Magic mengandung glukoraphanin, antioksidan yang sangat ampuh untuk melawan kanker," ujarnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya