Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Fokus Energi Hijau, Bank Mizuho Jepang Investasi 20 Juta Dolar AS di Perusahaan Inggris

SELASA, 05 NOVEMBER 2024 | 10:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam upayanya menggiatkan penggunaan energi hijau, Bank Mizuho Jepang menginvestasikan dana 20 juta Dolar AS di perusahaan investasi dan konsultasi perubahan iklim Inggris, Pollination Global Holdings, pada hari Senin 4 November 2024.

Dikutip dari Nikkei Asia, bisnis utama Pollination adalah memberi nasihat kepada pemerintah dan perusahaan tentang tindakan penanggulangan perubahan iklim, dan memiliki hubungan yang kuat dengan otoritas di berbagai negara.

Perusahaan ini didirikan pada tahun 2019 oleh para ahli perubahan iklim. Pejabatnya termasuk John Morton, yang menjabat sebagai penasihat iklim Departemen Keuangan AS pada awal tahun 2020-an, dan Patrick Suckling, yang merupakan duta besar pemerintah Australia untuk lingkungan pada akhir tahun 2010-an.


Mizuho sebelumnya telah memberikan nasihat kepada perusahaan-perusahaan Jepang tentang tindakan penanggulangan perubahan iklim, tetapi belum memberikan informasi tentang tren terbaru dalam peraturan luar negeri. 

Dalam kerjasamanya dengan Pollination, Mizuho bertujuan membangun sistem guna memberikan dukungan kepada mitra bisnis mulai dari perumusan strategi hingga pelaksanaan. Kedua perusahaan juga akan bersama-sama mendirikan proyek kredit karbon. 

Selama ini Pollination biasa bekerja sama dengan pemerintah dan organisasi nonpemerintah di negara-negara berkembang untuk mengembangkan proyek-proyek yang memenuhi syarat untuk mendapatkan kredit emisi karbon, yang akan dipertimbangkan oleh Mizuho untuk dibiayai.

Di masa mendatang, Mizuho akan menjajaki pendirian perusahaan konsultan yang berinvestasi bersama di luar negeri dengan Pollination.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya