Berita

Mantan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Prasetyo Boeditjahjono/Net

Hukum

Bekas Dirjen Perkeretaapian Kemenhub jadi Tersangka Korupsi

MINGGU, 03 NOVEMBER 2024 | 21:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bekas Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Prasetyo Boeditjahjono ditangkap Kejaksaan Agung (Kejagung), Minggu, 3 November 2024.

Prasetyo ditangkap di sebuah hotel di Sumedang, Jawa Barat terkait kasus korupsi proyek pembangunan jalur kereta api Besitang-Langsa di Balai Teknik Perkeretaapian Medan 2017-2023.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar mengatakan, Prasetyo diduga melakukan korupsi saat masih menjabat sebagai Dirjen Perkeretaapian di tahun 2016-2017.


"Terakhir saudara PB (Prasetyo Boeditjahjono) menjabat sebagai ahli menteri bidang teknologi, lingkungan dan energi pada Kemenhub RI,” kata Qohar saat menggelar konferensi pers di Gedung Kejagung RI, Jakarta Selatan, Minggu malam, 3 November 2024.

Praktik rasuah Prasetyo ditaksir telah merugikan keuangan negara hingga Rp1,15 triliun.

Akibat perbuatannya, Prasetyo ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 2 dan 3 juncto Pasal 18 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Korupsi sebagaimana diubah dalam UU 20/2021 atas Perubahan UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor, Juncto Pasal 55 Ayat 1 Ke 1 KUHP.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya