Berita

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei/Net

Dunia

Pemimpin Tertinggi Iran Ancam Bakal Balas Serangan ke Israel dan AS Lebih Keras

SABTU, 02 NOVEMBER 2024 | 20:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ketegangan di Timur Tengah kian memanas setelah pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengancam akan membalas serangan Israel dan sekutunya, Amerika Serikat.

Hal tersebut dikatakan Khamenei saat merespons serangan yang dilakukan Israel di Teheran dan kelompok-kelompok yang didukungnya meliputi Houthi Yaman, gerakan Hizbullah Lebanon, dan kelompok Islamis Palestina Hamas.

"Para musuh, baik AS maupun rezim Zionis, harus tahu bahwa mereka pasti akan menerima respons yang sangat keras atas apa yang mereka lakukan terhadap Iran, bangsa Iran, dan front perlawanan," kata Khamenei dalam pidatonya di hadapan para mahasiswa di Teheran, dikutip dari AFP, Sabtu 2 November 2024.


Dalam pidatonya, Khamenei juga memberi penghormatan kepada para tentara yang terbunuh, dengan mengatakan perjuangan mereka melawan Israel tidak akan dilupakan.

Ketegangan regional ini telah meningkat sejak Israel memperingatkan Iran agar tidak membalas serangan yang mereka luncurkan pada 26 Oktober di Teheran. Sementara Amerika Serikat mengumumkan pada Jumat pengerahan aset militer tambahan ke Timur Tengah, termasuk kapal perusak pertahanan rudal balistik dan pesawat pembom jarak jauh B-52, yang berfungsi sebagai peringatan bagi Iran.

 “Iran tentu saja melakukan segala hal yang seharusnya dilakukan untuk mempersiapkan bangsa Iran, baik dalam hal militer, persenjataan, maupun kerja politik,” tegas Khamenei.

Lebih lanjut, juru bicara Garda Revolusi Ali Mohammad Naini ikut menambahkan bahwa negaranya akan merespon Israel dengan lebih tegas.

"Musuh harus belajar bahwa mereka tidak dapat melakukan kejahatan apa pun, mereka pasti akan menerima tanggapan yang menghancurkan atas kejahatan mereka," kata Naini.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya