Berita

Unjuk rasa mahasiswa di Bundaran Jalan Gatot Subroto, Medan/Ist

Politik

Demo di Medan, Mahasiswa Tolak Calon Pemimpin Amoral dan Terlibat Kasus Tambang

JUMAT, 01 NOVEMBER 2024 | 22:36 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kalangan mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Bergerak Sumatera Utara (AMB-SU) mengajak seluruh warga Sumatera Utara untuk menolak calon pemimpin amoral dan terlibat suap tambang.

Ajakan ini mereka lakukan lewat aksi unjuk rasa dan menggalang petisi 1 juta tanda tangan menuntut keadilan dan integritas dalam pemilihan pemimpin Sumatera Utara di Jalan Gatot Subroto, Medan, Kamis, 31 Oktober 2024.

“Kami tidak mau dipimpin oleh seseorang yang diduga melakukan penyimpangan moral yang suka berzina dan orang yang melanggar hukum,” kata Ketua AMB-SU, Tanjung.


AMB-SU mengungkapkan kasus perzinahan dan kasus hukum merupakan persoalan yang akan merugikan rakyat Sumatera Utara. Sebab, keberhasilan program pembangunan harus dipimpin oleh sosok yang bersih dan jujur serta bebas dari persoalan skandal perzinaan dan korupsi.

“Kami tidak mau dipimpin oleh seseorang yang diduga melakukan penyimpangan moral dan hukum,” tegasnya.

Tanjung menegaskan, warga harus menolak calon pemimpin yang seperti itu sehingga dalam 5 tahun kedepan Sumatera Utara dapat tenang dalam membangun. Tidak hanya itu, masyarakat juga harus mengawal agar sang calon pemimpin amoral dan tersandung suap tambang tidak melakukan cara curang untuk tetap memenuhi ambisinya memenangkan kontestasi Pilkada 2024.

“Ini bukan sekadar politik, ini adalah persoalan moral dan keadilan. Rakyat Sumut tidak layak dipimpin oleh figur yang mencoreng nama baik daerah dengan dugaan tindakan kotor dengan melakukan tindakan yang diduga suka berzina dengan salah satu perempuan muda,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya