Berita

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Nasdem Ujang Bey/Net

Politik

Dukung Program Prabowo, Legislator Nasdem Ingatkan Potensi Konflik Agraria

JUMAT, 01 NOVEMBER 2024 | 16:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Program ketersediaan tiga juta rumah dalam setahun yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto bisa menjadi proyek strategis nasional (PSN).

Sebagai pendukung pemerintah, Partai Nasdem memandang program-program semacam itu harus disukseskan.  

Begitu dikatakan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Nasdem Ujang Bey dalam Rapat Kerja Komisi II DPR dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Nurson Wahid di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10).


Ujang Bey mengungkapkan, kesuksesan program itu tergantung dari perencanaan yang matang. Terlebih, masih ada catatan konflik agraria yang terjadi di Indonesia.

Selama ini, diungkapkan Ujang Bey, berdasarkan data Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) tahun 2020-2023, telah terjadi 115 konflik agraria yang disebabkan oleh proyek strategis nasional.

"Jangan sampai program-program yang sekarang diprioritaskan oleh Presiden Prabowo hanya akan menambah beban konflik agraria," ujar Ujang.

Pada sisi lain, legislator Dapil Jawa Barat IX meliputi Sumedang, Majalengka, dan Subang itu, memberikan apresiasi Nusron Wahid yang aktif dalam belanja masalah.

Ke depan, Ujang berharap, Nusron dapat merumuskan solusi-solusi pada masalah yang sudah dia tampung dari masyarakat.

"Tinggal penyelesaiannya. Artinya, perlu mitigasi masalah-masalah tersebut," tandas Ujang.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya