Berita

Menteri BUMN, Erick Thohir/Net

Bisnis

Erick Thohir Pamer Bio Farma Bakal Ekspor Vaksin ke Brasil Senilai Rp1,4 Triliun

JUMAT, 01 NOVEMBER 2024 | 15:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bio Farma (Persero) bakal mengekspor vaksin senilai Rp1,4 triliun ke Brasil mulai 2025 mendatang.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan kontrak baru ini mencerminkan kepercayaan global kepada produk kesehatan perusahaan pelat merah.  

“Saya dapat laporan Kemarin baru  rapat besar di Brasil dan kembali kita dipercaya untuk menjadi bagian dari global player membantu isu kesehatan dunia,” kata Erick pada Jumat 1 November 2024.


Di sisi lain, Wakil Direktur Utama Bio Farma Soleh Ayubi mengatakan nilai kontrak ke Brasil itu baru sebagian dari potensi pasar global.

“Itu baru sebagian ya, itu Rp1,4 triliun nilai kontraknya. Kalau global margin-nya sangat tebal bisanya,” katanya.

Adapun total nilai ekspor vaksin yang ditargetkan Bio Farma di 2025 sebesar Rp3 triliun. Namun, tidak sampai satu tahun, target tersebut kata Soleh telah tercapai setengahnya.

"Kemudian Rp3 triliun itu target total di 2025, jadi samehow di detik ini kita sudah bisa hampir setengahnya, untuk ekspor saja, kalau dalam negeri (di luar) konteks ini ya,” tuturnya. 

Untuk diketahui, kapasitas vaksin yang diproduksi Bio Farma menyentuh 3,1 miliar dosis melalui pabrik Pasteur Bandung, Jawa Barat (Jabat). Soleh memastikan jumlahnya bakal ditingkatkan beberapa kali lipat melalui pembangunan pabrik baru. 

“Kita akan tingkatkan beberapa kali lipat dan tidak mungkin dilakukan di pabrik kita yang di Bandung,” ujarnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya