Berita

Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Mayor Jenderal Hossein Salami/Net

Dunia

Komandan IRGC: Serangan Balasan Iran Melampaui Ekspektasi Israel

JUMAT, 01 NOVEMBER 2024 | 12:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Respons atas serangan rudal Israel pekan lalu akan dilakukan Iran secara kuat dan tidak terelakkan. 

Hal itu diungkap oleh Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Mayor Jenderal Hossein Salami dalam Konferensi Martir Provinsi Fars, seperti dikutip dari Al Mayadeen pada Jumat, 1 Oktober 2024. 

Salami menggemakan kembali pernyataan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei yang menyebut Israel telah salah besar meluncurkan serangan langsung dan terbuka kepada Teheran. 


"Anda (Israel) sekali lagi membuktikan bahwa Anda tidak memahami rakyat Iran, dan perhitungan Anda sepenuhnya salah," tegasnya.

Ia mengingatkan Israel tentang kegagalan sistem pertahanan udaranya selama Operasi True Promise II Iran bulan lalu.

"Anda (Israel) mengandalkan beberapa rudal dan jet tempur, tetapi itu tidak akan mencegah kejatuhan Anda," ujarnya. 

Salami kemudian mengancam bahwa Iran akan memberikan serangan balasan yang melampaui ekspektasi Israel.  

"Anda (Israel) pasti akan jatuh," tegas Salami.

Sementara itu, Kepala Kantor IRGC, Mohammad Mohammadi Golpayegani menegaskan bahwa Israel akan menerima tanggapan keras dari Iran atas agresinya baru-baru ini yang akan membuatnya menyesalinya.

Golpayegani menyebut kinerja pertahanan udara Iran dalam melawan agresi Israel sangat efektif, sehingga serangan baru-baru ini di 20 pangkalan militer Iran tidak begitu berdampak.

Komando militer Israel mengonfirmasi bahwa Angkatan Udaranya telah melakukan serangan terhadap target militer di Iran pada Sabtu, 26 Oktober 2024.

Dikatakan bahwa rudal-rudal Israel ditujukan ke sistem radar di provinsi perbatasan Ilam dan Khuzestan, serta di sekitar ibu kota Iran, Teheran.

Serangan dimulai sekitar pukul 2.30 pagi waktu setempat, tetapi sebagian besar rudal berhasil dicegat dengan sistem pertahanan udara Iran. 

Sementara rudal yang lolos memang menyebabkan beberapa kerusakan kecil dan kematian empat tentara. 

Serangan langsung terhadap lokasi militer Iran ini menyusul serangan rudal Iran baru-baru ini di Tel Aviv, yang dilakukan sebagai balasan atas kematian pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, dan komandan Korps Garda Revolusi Islam Abbas Nilforoushan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya