Berita

Nazli Aulia melaporkan Ketua KPU Batubara, Erwin ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)/Ist

Politik

Punya Kekerabatan dengan Paslon, Ketua KPU Batubara Dilaporkan ke DKPP

RABU, 30 OKTOBER 2024 | 13:07 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua KPU Batubara, Erwin dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Laporan ini, soal Erwin yang memiliki hubungan keluarga dengan salah satu pasangan calon bupati.

Pelapornya adalah pemuda Batubara, Sumatera Utara, Nazli Aulia yang datang langsung ke Kantor DKPP di Jakarta.

“Laporan sudah kita sampaikan langsung ke DKPP. Erwin diduga melanggar kode etik penyelenggara pemilihan umum pasal 11 Huruf (c), pasal 14 huruf (a) dan pasal 15 peraturan DKPP 2/2017,” ujar Nazli Aulia kepada wartawan, Rabu, 30 Oktober 2024.


Nazli mengatakan, Erwin diduga melanggar kode etik atas tidak dinyatakannya secara terbuka kepada publik berkaitan memiliki hubungan keluarga dengan calon Bupati Batubara nomor urut 1, Darwis.

Di samping memiliki hubungan darah dengan salah satu paslon, lanjutnya, Erwin juga diduga telah melakukan pengistimewaan kepada calon bupati tersebut, dengan menerima pendaftarannya meski telah melewati batas waktu yang ditentukan.

“KPU itukan seharusnya menjadi wasit, tetapi dia malah berusaha melakukan upaya keberpihakannya kepada calon yang merupakan paman kandungnya,” katanya.

Dia mengakui, setiap orang berhak maju dalam Pilkada serentak ini. Termasuk, keluarga Ketua KPU. 

Namun, kata dia, yang perlu dipastikan adalah jangan sampai ada pemanfaatan posisi sebagai ketua KPU dalam mempengaruhi proses kontestasi.

“Untuk itu kami berharap ada tindakan nyata dari DKPP agar Pemilu di Kabupaten Batubara ini berjalan dengan prinsip-prinsip yang dijunjung tinggi,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya