Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

OCA Indonesia Permudah Promosi Yamaha STSJ

SELASA, 29 OKTOBER 2024 | 05:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui produk digital inovatifnya, OCA Indonesia, berhasil membantu Yamaha STSJ dalam mendigitalisasikan sistem komunikasi perusahaan menjadi lebih efisien dan efektif.

Sebagai bagian dari umbrella brand Leap Telkom Digital, aplikasi omnichannel OCA Indonesia menawarkan solusi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Yamaha STSJ dan meningkatkan kredibilitas komunikasi perusahaan, sehingga memungkinkan mereka mengatasi berbagai tantangan komunikasi dan promosi di era digital guna meningkatkan layanan kepada pelanggan.

OCA Indonesia hadir untuk memberikan solusi terhadap berbagai tantangan dalam menjaga komunikasi yang efektif dengan pelanggan. Beberapa masalah utama yang kerap dihadapi adalah kurangnya alat komunikasi digital yang tepat untuk melakukan promosi produk secara efisien, menjaga interaksi dengan pelanggan di luar jam operasional, serta memastikan bahwa pesan yang disampaikan selalu akurat dan terpercaya.


Peran Aplikasi Omnichannel OCA Indonesia Tingkatkan  Kepuasan Pelanggan Menghadapi tantangan tersebut, Yamaha STSJ memilih OCA Indonesia sebagai solusi utama. Dengan fitur-fitur seperti WhatsApp Verified Account, OCA Blast, OCA Interaction, dan Chatbot AI, OCA Indonesia memberikan layanan komunikasi digital yang terintegrasi dan terpercaya.

OCA Indonesia menawarkan integrasi yang mudah, memungkinkan perusahaan cepat mengadopsi dan mengelola komunikasi digital tanpa proses yang rumit. Fitur WhatsApp Verified Account membantu Yamaha STSJ menjaga kredibilitas komunikasi perusahaan dengan pelanggan, mengurangi risiko pemblokiran pesan promosi, dan memastikan bahwa penyampaian informasi yang diterima pelanggan adalah resmi dan faktual.

Selain itu, aplikasi omnichannel OCA Indonesia juga membantu Yamaha STSJ untuk tetap terhubung dengan pelanggan di luar jam operasional melalui fitur Chatbot AI untuk membalas chat otomatis. Fitur ini memungkinkan Yamaha STSJ memberikan respons otomatis kepada pelanggan, sehingga meningkatkan efisiensi layanan pelanggan dan memastikan bahwa pelanggan tidak merasa diabaikan.

Sementara fitur OCA Interaction memungkinkan interaksi dua arah yang lebih dinamis dengan pelanggan, sehingga mempermudah penanganan pertanyaan dan keluhan pelanggan secara langsung. Sejak menggunakan OCA Indonesia, Yamaha STSJ berhasil menjangkau pelanggan 80 persen lebih banyak dan meningkatkan kepuasan pelanggan lebih dari 95 persen.

Solusi digital omnichannel dari OCA Indonesia juga membantu Yamaha STSJ meningkatkan aksesibilitas dan kepercayaan pelanggan, serta menciptakan tata kelola komunikasi yang lebih transparan dan efisien. Telkom, melalui OCA Indonesia, menunjukkan komitmen nyata untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab secara sosial.

“OCA Indonesia adalah bagian dari upaya Telkom untuk menyediakan solusi digital yang efektif dan mendukung efisiensi bisnis. Kami senang dapat membantu Yamaha STSJ dalam meningkatkan kredibilitas dan transparansi komunikasi mereka, sehingga setiap interaksi dengan pelanggan dapat dijalankan dengan lebih mulus dan terpercaya. Lebih dari itu, kami melihat teknologi ini juga sebagai jalan untuk memperkuat keberlanjutan operasional perusahaan di era digital,” ujar EVP Digital Business and Technology Telkom Komang Budi Aryasa dalam keterangan tertulis, Senin, 28 Oktober 2024.

Pemanfaatan OCA Indonesia membuat Yamaha STSJ kini dapat fokus pada pertumbuhan bisnis mereka dan meningkatkan layanan kepada pelanggan, tanpa harus khawatir tentang kendala komunikasi digital. Solusi yang ditawarkan oleh OCA Indonesia membuktikan bahwa teknologi digital dapat menjadi pendorong utama efisiensi bisnis dan inovasi di era modern.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya