Berita

Ilustrasi pembangunan di IKN/Istimewa

Politik

Komisi II DPR Mendukung Penuh Pembangunan IKN Agar Selesai 4 Tahun Lagi

SENIN, 28 OKTOBER 2024 | 12:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Prabowo Subianto akan serius melanjutkan proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ditargetkan, 4 tahun lagi, IKN akan rampung. 

Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menyambut positif sikap Presiden Prabowo. Dia menyebut DPR akan turut melaksanakan fungsinya, demi kesuksesan pembangunan IKN.

“Kami akan bekerja dengan sungguh-sungguh melalui tiga fungsi konstitusional yang kami miliki. Fungsi budgeting, fungsi legislasi, dan fungsi pengawasan. Dalam konteks budgeting kami berharap otorita IKN yang merupakan mitra kerja Komisi II DPR RI diberikan kewenangan bukan hanya terkait dengan pengelolaan IKN tetapi juga dalam konteks pembangunan dan penataan infrastruktur,” kata Rifqi kepada wartawan, Senin, 28 Oktober 2024.


Komisi II juga mengamini, saat masih menjabat, Presiden Jokowi telah mengirim Surat Presiden (surpres) kepada pimpinan DPR untuk menunjuk mantan Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono, sebagai Kepala Otorita IKN. 

“Ini merupakan kabar baik karena Pak Basuki merupakan maestro infrastruktur Indonesia yang kami harapkan bisa mempercepat atau melakukan akselerasi terhadap pembangunan infrastruktur di IKN,” ujarnya.

Dalam konteks legislasi, Komisi II berharap Presiden Prabowo segera kemudian mengeluarkan Peraturan Presiden yang merupakan turunan dari Undang-undang IKN terkait dengan perpindahan Ibu Kota secara resmi dari Jakarta ke Nusantara.

Rifqi dan para pimpinan Komisi II akan segera meninjau dan melakukan akselerasi lapangan terkait dengan persiapan dan perkembangan infrastruktur, penataan kawasan, dan pengembangan IKN.

“Baik yang didanai melalui APBN maupun non-APBN dalam hal ini adalah investasi,” demikian Rifqinizamy Karsayuda.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya