Berita

Khofifah Indar Parawansa di Desa Campurejo, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo/RMOLJatim

Bisnis

Khofifah Janjikan UMKM Jatim Go International

SENIN, 28 OKTOBER 2024 | 06:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 2 Khofifah Indar Parawansa terus bergerilya melihat denyut ekonomi yang dijalankan UMKM di berbagai daerah di Jawa Timur.

Beberapa waktu lalu, Khofifah menyambangi kampung UMKM penghasil kerajinan anyaman  tas plastik di Desa Campurejo, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo.

Khofifah meninjau langsung proses produksi tas anyaman Jali yang kini pasarnya sudah berkembang ke luar Jawa Timur. Ia bahkan ikut mencoba langsung bagaimana menganyam jali menjadi tas dengan aneka model dan warna.


Dikatakan Khofifah, usaha kerajinan ini memiliki keunggulan, yaitu hasil produksinya yang rapi dan memiliki quality control yang bagus. Selain itu yang terpenting, usaha ini mampu membangkitkan ekonomi masyarakat sekitar.

“Usaha kerajinan tas anyam jali di sini adalah buah kreativitas masyarakat. Di mana ibu-ibu di sini ternyata awalnya belajar dari Youtube. Melalui pembelajaran otodidak, mereka ternyata bisa menghasilkan produk yang bernilai jual dan digemari market yang luas,” kata Khofifah, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin 28 Oktober 2024.

Bagaimana tidak, usaha yang dikembangkan ibu-ibu di kampung ini telah dipasarkan ke Bali, Sulawesi dan juga Maluku. Bahkan sempat ekspor ke luar negeri, namun karena pasar domestik lebih menguntungkan mereka kini sedang fokus memproduksi untuk memenuhi pasar di Bali dan pulau wisata lainnya.

“Ini keren sekali. Karena menjadi bukti bahwa ibu-ibu di kampung ini telah terakses literasi digital dengan sangat baik. Bahkan marketnya sudah seluruh Indonesia. Banyak melayani dari Bali untuk masyarakat yang akan ke Pure dan juga wisatawan,” tegas Khofifah.

Pihaknya berkomitmen untuk ke depan terus memberikan dukungan dan sokongan bagi para pelaku UMKM di Jatim. Sebab mereka adalah lokomotif ekonomi Jatim dengan memegang kontribusi pada PDRB mencapai 59,18 persen. 

Pihaknya juga siap untuk memberikan pelatihan literasi market digital, peningkatan kualitas, memperluas pasar dengan harapan produk UMKM Jatim naik kelas dan go global.

“Kita dorong usaha yang dijalankan ibu-ibu di sini untuk bisa merambah pasar global. Maka naik kelas itu perlu. Sehingga mereka bisa mengakses pasar lebih luas dan go global,” pungkasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya