Berita

Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri RI/RMOL

Dunia

Indonesia Kecam Serangan Israel di 20 Pangkalan Militer Iran

MINGGU, 27 OKTOBER 2024 | 08:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan udara Israel di 20 pangkalan militer di tiga provinsi Iran jelas merupakan pelanggaran hukum internasional yang tidak dapat diterima.

Hal itu ditegaskan oleh Kementerian Luar Negeri RI dalam pernyataan sikap Indonesia yang diunggah di akun X, dilihat redaksi pada Minggu, 27 Oktober 2024.

Dikatakan bahwa serangan Israel hanya akan memperluas konflik dan meminta agar semua pihak lebih menahan diri.


"Semua pihak juga harus menahan diri semaksimal mungkin dan menghindari tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan serta menimbulkan ketidakstabilan lebih lanjut di kawasan," tegas pernyataan itu.

Tentu saja Indonesia mengecam keras serangan udara Israel terhadap Iran dan

Indonesia dengan tegas mengutuk serangan militer Israel terhadap Iran karena mengabaikan seruan internasional untuk menghentikan eskalasi militer.

'Indonesia dengan tegas mengutuk serangan militer Israel terhadap Iran. Peningkatan dan perluasan konflik ini merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan menunjukkan pengabaian hukum internasional sepenuhnya oleh Israel," tulis Kemlu RI.

Indonesia menegaskan kembali bahwa pendudukan ilegal Israel atas wilayah Palestina tetap menjadi akar permasalahan konflik di Timur Tengah.

Oleh karenanya, perwujudan negara Palestina yang merdeka dalam kerangka Solusi Dua Negara merupakan satu-satunya cara untuk menciptakan perdamaian di kawasan.

Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB menjalankan tanggung jawabnya sesuai Piagam PBB untuk menghentikan sesegera mungkin semua bentuk kekerasan yang dilakukan Israel, termasuk tindakan genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza dan serangan terhadap pasukan UNIFIL.

"Indonesia juga menekankan pentingnya Dewan Keamanan PBB untuk mempertimbangkan langkah-langkah lebih lanjut guna mengakhiri pendudukan ilegal tersebut," tambahnya.

Menurut laporan Al Jazeera, serangan Israel di puluhan pangkalan Iran dilancarkan pada Sabtu, 26 Oktober 2024 dini hari sekitar 02.30 waktu setempat.

Militer Israel mengklaim kesuksesannya menyerang pangkalan-pangkalan militer di Ilam, Khuzestan, dan Tehran.

Sementara itu, Iran melaporkan dampak serangan Israel minim. Mereka mencatat dua orang prajurit terbunuh dalam serangan itu.

"Serangan agresif berhasil diadang dan dibalas oleh sistem pertahanan udara terintegrasi negara," kata pangkalan pertahanan udara Iran.

Pemerintah Iran menyampaikan berhak dan wajib melakukan aksi pembelaan diri setelah serangan itu. Sementara itu, Israel menyatakan wajib merespons bila Iran melancarkan serangan balasan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya