Berita

Abyadi Siregar saat memandu diskusi 'Bayang-Bayang Invisible Hand pada Pilgub Sumut 2024' di Medan/RMOL

Politik

Plt Gubernur Sumut Agus Fatoni Tak Dapat Dipercaya Soal Netralitas ASN

JUMAT, 25 OKTOBER 2024 | 20:51 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Seruan Pj Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni yang menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) bersifat netral di Pilkada 2024 sangat tidak bisa dipercaya. Sebab, sosok birokrat yang menjabat Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini sudah memperlihatkan perannya yang kuat untuk diduga ‘cawe-cawe’ untuk memenangkan salah satu pasangan calon di Pilgub Sumut 2024.

"Ada banyak agenda kegiatan daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, yang digelar hanya sebagai panggung kampanye untuk pasangan Bobby-Surya. Nah, bagaimana mungkin masyarakat percaya lagi dengan Pj Gubsu dan seruannya itu," kata Ketua Kombatan Bersih Sumut, Abyadi Siregar, Jumat, 25 Oktober 2024.

Selain dugaan 'cawe-cawe' Agus Fatoni, faktor lainnya yaitu mengenai waktu kegiatan deklarasi netralitas ASN yang dinilai sudah mepet dengan pelaksanaan Pilkada sekitar satu bulan lagi.


"Meskipun surat seruan kepada ASN utk netral itu menurut pengakuan Pj Gubsu sudah diedarkannya sejak Juli lalu, tapi masyarakat tidaklah percaya dengan itu. Bagi masyarakat, seruan itu tak lebih dari sekadar formalitas saja, yang dibuat agar seolah-olah pemerintah daerah dan Pj Gubsu netral dalam Pilkada ini," ujar Abyadi.

Agus Fatoni juga dinilai Abyadi Siregar cenderung mencari aman atau ilmu selamat, dimana baru menyelenggarakan kegiatan deklarasi tersebut tersebut usai Presiden Joko Widodo lengser dari tampuk kekuasaan, 20 Oktober 2024. Padahal sebelumnya, dugaan Agus Fatoni 'cawe-cawe' untuk salah satu pasangan calon Pilgubsu, sangat kentara dilakukannya. 

“Itu yang membuat Agus Fatoni belakangan ini banyak didemo sejumlah elemen masyarakat Sumut atas sikapnya yang dianggap berpihak tersebut,” pungkasnya.

Acara deklarasi netralitas ASN se-Sumut tersebut dipimpin Pj Gubernur Agus Fatoni Menurut Agus Fatoni, deklarasi tersebut sebagai bentuk pengingat sekaligus penguatan kepada seluruh abdi negara di Sumut, sebab sebelumnya telah dihimbau lewat surat edaran gubernur agar bersikap netral selama tahapan Pilkada.

Begitupun kata Abyadi, dirinya tetap mendukung substansi dari deklarasi netralitas ASN yang digagas Pemprov Sumut itu. Menurutnya netralitas ASN adalah tuntutan peraturan perundang-undangan dalam rangka mewujudkan pesta demokrasi seperti Pilkada ini berjalan demokratis.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya