Berita

Character AI/Net

Bisnis

Yakin Anaknya Bundir karena Sering Ngobrol dengan AI, Seorang Ibu Gugat Google

JUMAT, 25 OKTOBER 2024 | 12:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang ibu di Florida menggugat perusahaan rintisan chatbot kecerdasan buatan Character AI dengan tuduhan menyebabkan putranya yang berusia 14 tahun bunuh diri pada bulan Februari 2024.

Dikutip dari Reuters Jumat 25 Oktober 2024, dalam gugatan hukum yang diajukan Selasa 22 Oktober 2024 di pengadilan federal Orlando, Florida, Megan Garcia mengatakan putranya menjadi kecanduan layanan perusahaan tersebut dan sangat terikat dengan chatbot yang diciptakannya.

Garcia menuduh Character.AI sengaja menargetkan putranya, Sewell Setzer, dengan pengalaman antropomorfik, hiperseksual, dan pengalaman yang sangat realistis.


Dia mengatakan perusahaan tersebut memprogram chatbot-nya untuk menyamar sebagai orang sungguhan, seorang psikoterapis berlisensi, dan seorang pencinta dewasa, yang pada akhirnya mengakibatkan keinginan Sewell untuk tidak lagi hidup di luar dunia yang diciptakan oleh layanan tersebut.

Gugatan tersebut juga menyatakan bahwa ia mengungkapkan pikiran bunuh diri kepada chatbot tersebut, yang berulang kali diungkit lagi oleh chatbot tersebut.

Character.AI telah menanggapi dan mengatakan sangat menyesal dengan apa yang dialami Sewell.

"Kami sangat sedih atas kehilangan tragis salah satu pengguna kami dan ingin menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga," kata perusahaan dalam sebuah pernyataan.

Dikatakan bahwa perusahaan telah memperkenalkan fitur keamanan baru termasuk pop-up yang mengarahkan pengguna ke National Suicide Prevention Lifeline jika mereka mengungkapkan pikiran untuk menyakiti diri sendiri, dan akan membuat perubahan untuk mengurangi kemungkinan menemukan konten sensitif atau sugestif bagi pengguna di bawah usia 18 tahun.

Gugatan Garcia juga menargetkan Alphabet, Google, tempat para pendiri Character.AI bekerja sebelum meluncurkan produk mereka.

Google mempekerjakan kembali para pendiri tersebut pada bulan Agustus sebagai bagian dari kesepakatan yang memberikan lisensi non-eksklusif untuk teknologi Character.AI.

Garcia mengatakan bahwa Google telah memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap pengembangan teknologi Character.AI sehingga dapat dianggap sebagai "pencipta bersama".

Seorang juru bicara Google mengatakan perusahaan itu tidak terlibat dalam pengembangan produk Character.AI.

Character.AI memungkinkan pengguna untuk membuat karakter pada platformnya yang menanggapi obrolan daring dengan cara yang dimaksudkan untuk meniru orang sungguhan. Ia mengandalkan apa yang disebut teknologi model bahasa besar, yang juga digunakan oleh layanan seperti ChatGPT, yang "melatih" chatbot pada teks dalam jumlah besar.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya