Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Strategi MIND ID Wujudkan Swasembada Energi Prabowo

KAMIS, 24 OKTOBER 2024 | 15:31 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, memiliki strategi untuk merealisasikan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada energi. 

Dikatakan Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso, pihaknya akan mendorong industrialisasi agar Indonesia mampu mencukupi kebutuhan energinya sendiri pada tahun 2029. 

"Kami akan all out merealisasikan visi Presiden Prabowo” kata Hendi pada Kamis, 24 Oktober 2024. 


Secara rinci, MIND ID akan merealisasikan fasilitas pemurnian dan peleburan (smelter) milik anak usahanya, yaitu smelter  PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 1 di Mempawah, Kalimantan Barat. 

Nilai investasi smelter  PT Freeport Indonesia di Gresik sendiri mencapai Rp 58 triliun dan mampu memurnikan konsentrat tembaga input sebanyak 1,7 juta ton. Pabrik ini dapat menghasilkan katoda tembaga 650 ribu ton per tahun. Operasional pabrik telah berjalan sejak September lalu, meskipun saat ini berhenti sementara pasca kebakaran pada 14 Oktober 2024.

Sementara proyek SGAR dikerjakan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), perusahaan patungan antara PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan PT Aneka Tambang Tbk. 

Smelter dengan investasi sekitar Rp 16 triliun ini akan menyerap sekitar 3,3 juta bijih bauksit per tahun dan menghasilkan 1 juta ton alumina sebagai bahan baku aluminium.

Di samping itu, Hendi menyebut, MIND ID memiliki sejumlah program hilirisasi lainnya pada tahun 2025, seperti ekspansi smelter aluminium, ekspansi kapasitas tin chemical dan solder, hingga pengembangan timah primer. 

"Kami sudah bergerak menuju ke mata rantai di tengah, membuat bahan baku untuk industri," lanjut Hendi. 

Di tengah kondisi geopolitik yang tidak stabil, Presiden Prabowo menekankan agar Indonesia harus dapat mewujudkan swasembada energi.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya