Berita

Direktur Jenderal Islamic Culture & Relations Organizations (ICRO), Syed Mustafa Huseini di acara Konferensi Internasional Al Quran yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta pada Kamis, 24 Oktober 2024/RMOL

Dunia

Iran Ajak Indonesia Bentuk Parlemen Al Quran Dunia

KAMIS, 24 OKTOBER 2024 | 19:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Al Quran bisa menjadi media diplomasi antar negara dan Iran tengah mengupayakan hal tersebut dengan negara-negara mitra, salah satunya Indonesia.

Begitu yang disampaikan Direktur Jenderal Islamic Culture & Relations Organizations (ICRO), Syed Mustafa Huseini usai mengisi acara Konferensi Internasional Al Quran yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta pada Kamis, 24 Oktober 2024.

Huseini berharap Iran dan Indonesia dapat bekerja sama di bawah bendera Al Quran dan bidang Al Quran seperti pembelajaran tilawatil quran, hafalan hafalan Al Quran (tahfiz), atau membuat film animasi dengan mengangkat kandungan dalam Al Quran.


"Semuanya tentang Al Quran dan harapan kita untuk ke depannya di bawah Al Quran ini kemudian kita bisa bekerjasama dalam berbagai level, dalam berbagai bidang di bawah poros Al Quran," ujarnya kepada redaksi.

Lebih lanjut Huseini mengatakan bahwa Iran memiliki misi membangun Parlemen Al Quran untuk negara-negara Islam di dunia dan Indonesia diajak untuk bergabung.

"Pembentukan parlemen Alquran untuk negara-negara Islam dan sifatnya adalah internasional mencakup seluruh dunia. Itu juga mengundang Republik Indonesia supaya menjadi anggota parlemen Alquran," paparnya.

Dikatakan bahwa fungsi Parlemen Al Quran nantinya adalah sebagai badan perwakilan yang akan bertugas membahas berbagai hal dalam ruang lingkup Al Quran dan juga menemukan solusi dari permasalahan-permasalahan umat Muslim dengan tetap berlandaskan Al Quran.

Konferensi Internasional Al Quran merupakan yang pertama kali digelar di Indonesia. Forum itu turut digelar atas kerja sama Nusantara Mengaji dengan Kedutaan Besar Iran di Jakarta.

Terdapat dua sesi diskusi yang menghadirkan sejumlah narasumber  ternama dan pakar Al Quran, antara lain: Dr KH Ahsin Sakho Muhammad, Prof Dr KH Said Agil Husin Al Munawar, Dr KH Musta'in Syafi'ie, Dr Sayed Ja'far Mousavi Zadeh, Dr Hamid Mejidimehr, Dr Abdulhadi Feghizadeh, dan Hujjatul Islam Mohammad Ali Rezaei.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya