Berita

Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Kaltim nomor urut 1, Isran Noor (kanan) dan Hadi Mulyadi, dalam debat Pilgub Kaltim 2024 di Plenary Hall, GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, Rabu, 23 Oktober 2024/Istimewa

Politik

Isran Noor Sindir Keluarga Koruptor dalam Debat Pilgub Kaltim 2024

KAMIS, 24 OKTOBER 2024 | 10:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Isu korupsi jadi tema yang diangkat calon Gubernur Kalimantan Timur nomor urut 1, Isran Noor, dalam debat Pemilihan Gubernur Kaltim 2024 yang berlangsung di Plenary Hall, GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, Rabu, 23 Oktober 2024. 

Isu korupsi sengaja diangkat karena menjadi salah satu hambatan besar dalam pembangunan bangsa.

Gubernur petahana ini secara tegas menyatakan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju. Mamun dihambat oleh praktik korupsi yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, termasuk di kalangan keluarga-keluarga yang memiliki kuasa.


“Kalau yang menjadi masalah anggaran, banyak, tapi dikorupsi. Sebenarnya bangsa ini sudah maju, tapi banyak koruptor-koruptor,” ujar Isran Noor.

Pernyataan ini menyoroti kenyataan pahit yang dihadapi Indonesia, di mana anggaran negara yang besar kerap kali tidak sampai ke masyarakat karena praktik korupsi yang merajalela. 

Isran menambahkan, keluarga juga sering terlibat dalam skandal korupsi. Praktik nepotisme dan dinasti politik semakin memperburuk kondisi pemerintahan di berbagai wilayah.

"Banyak keluarga yang korupsi. Masalahnya di situ," tegas kata Isran Noor yang maju Pilgub Kaltim 2024 dengan dukungan dari PDIP dan Demokrat sebagai partai parlemen; serta Gelora, Hanura, Perindo, dan Ummat dari partai nonparlemen.

Korupsi memang menjadi momok yang terus menghantui pembangunan, lanjut Isran Noor, bahkan di tingkat daerah. Dan sebagai provinsi yang memiliki anggaran besar, Kaltim juga tidak luput dari ancaman ini.

Namun, Isran Noor menekankan, selama 5 tahun kepemimpinannya, tidak ada dana yang diselewengkan.

“Kalimantan Timur punya anggaran yang besar. Sekarang selama lima tahun tidak ada dana yang kami korupsi,” tegas Isran, menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan integritas pemerintahan.

Isran Noor secara tidak langsung menyindir sang rival, Rudy Mas’ud, yang berasal dari keluarga besar Mas’ud, salah satu dinasti politik yang berpengaruh di Kaltim. Dinasti politik ini menjadi sorotan setelah mantan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) dan saudara dari Rudy Mas’ud, Abdul Gafur Mas’ud, dinyatakan bersalah atas kasus korupsi dan divonis penjara 5 tahun 6 bulan.

Sindiran ini memperkuat pesan Isran Noor mengenai bahaya dinasti politik dan korupsi keluarga yang dapat menghambat kemajuan daerah.

Dengan menekankan pentingnya integritas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran, Isran Noor berharap dapat terus menjaga pemerintahan Kalimantan Timur yang bersih dari korupsi. Serta memastikan bahwa pembangunan dan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya