Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono/Ist
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menjadi menteri terkaya berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang telah diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Trenggono memiliki harta sebesar Rp2.665.900.513.951 (Rp2,66 triliun). Angka tersebut diperoleh dari LHKPN Burhanuddin yang diunggah situs elhkpn.kpk.go.id. LHKPN dilaporkan pada 26 Maret 2024.
Trenggono memiliki 48 bidang tanah dan bangunan di beberapa kota, di antaranya berada di Jakarta Selatan, Bekasi, Sragen, Boyolali, Sleman, Buleleng dan karanganyar.
Kemudian alat transportasi berupa mobil Audi RS 5 sedan, mini cooper hingga motor Honda Beat. Trenggono tercatat tidak memiliki utang.
Presiden Prabowo Subianto mempercayakan kembali Trenggono memegang pos kelautan dan perikanan.
Hari ini, Trenggono mengenalkan partnernya Laksdya TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf sebagai wakil menteri.
“Kami adalah teamwork. Saat saya Wamen mendampingi Pak Prabowo juga dulu
teamwork. Apa yang dikerjakan oleh beliau, itu yang saya
accelerate, demikian juga jajaran. Saya dan Pak Didit sudah terbiasa di Kemhan, jadi lebih mudah. Kami adalah satu tim, jadi tidak terpisah,” ungkap Menteri Trenggono.
Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis
Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09
Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi
Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52
Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba
Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24
Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih
Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01
Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52
Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45
Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27
Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05
Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan
Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59
Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI
Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43
Selengkapnya