Berita

Menteri dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono-Didit Herdiawan/Ist

Politik

Didit Herdiawan: Kami akan Bekerja Cepat, Kerja Ikhlas

SELASA, 22 OKTOBER 2024 | 16:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan membangun sistem kerja teamwork bersama wakilnya Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf. Keduanya akan bekerja cepat dan tuntas memajukan sektor kelautan dan perikanan dengan mengimplementasi lima program ekonomi biru.

“Kami adalah teamwork. Saat saya Wamen mendampingi Pak Prabowo juga dulu teamwork. Apa yang dikerjakan oleh beliau, itu yang saya accelerate, demikian juga jajaran. Saya dan Pak Didit sudah terbiasa di Kemhan, jadi lebih mudah. Kami adalah satu tim, jadi tidak terpisah,” ungkap Menteri Trenggono kepada wartawan saat memperkenalkan Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf sebagai wakilnya di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Oktober 2024.

Menteri Trenggono menjelaskan, dengan sistem kerja teamwork keduanya akan saling melengkapi sehingga kebijakan yang sudah ada bisa lebih cepat dijalankan. Kebijakan tersebut meliputi lima program ekonomi biru yang sebagian besar sudah berjalan di periode pertamanya di KKP. 


Pada periode kedua ini, pihaknya tinggal melanjutkan dan mengembangkan pelaksanaan program kerja ekonomi biru yang sudah dirancang. Diantaranya melakukan revitalisasi puluhan ribu hektare tambak mangkrak yang tersebar di Pantura menjadi tambak-tambak budidaya nila yang produktif dan berkualitas. 

Kemudian meningkatkan secara signifikan nilai tukar nelayan dan pembudidaya yang menjadi tolak ukur kesejahteraan. Rata-rata nilai tukar nelayan dan pembudidaya saat ini di angka 104-106 yang menurut Menteri Trenggono masih belum sejahtera. 

“Roadmap-nya sudah jelas, sekarang saatnya speed up. Contohnya bagaimana secepatnya merevitalisasi tambak-tambak yang sudah puluhan tahun mangkrak di Pantura. Model sudah kita bangun di Karawang, tinggal dikembangkan. Bayangkan angkatan kerja berapa ratus ribu yang akan terserap, masyarakat yang tadinya sudah hopeless karena tambaknya tidak produktif, jadi punya harapan. Nah mengakselerasi inilah yang saya akan bekerja sama berdua dengan Pak Wamen,” pungkasnya.

Sementara itu, Wamen Didit memastikan komitmennya untuk bekerja cepat bersama Menteri Trenggono. Dia akan segera membentuk tim untuk mengakselerasi pelaksanaan program kerja Ekonomi Biru.

Penguatan sinergi dengan kementerian/lembaga lain turut menjadi concernnya sehingga penataan maupun pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan menjadi lebih optimal. Begitu juga dengan upaya peningkatan asupan protein ikan di tengah masyarakat.

“Saya sudah mendapat masukan yang perlu dilaksanakan, kebijakan-kebijakan di KKP, terutama peningkatan kinerja untuk tahun 2024-2029. Saya akan turun langsung ke lapangan. Kami akan bekerja cepat, kerja ikhlas dan mudah-mudahan barokah,” ujarnya.

Sebagai informasi, Menteri Trenggono resmi memperkenalkan Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf sebagai wakilnya pada acara penyambutan yang berlangsung di Ballroom GMB 3 KKP, siang tadi. Pertemuan ini dihadiri pejabat lingkup eselon I dan II. Pada acara perkenalkan, Trenggono memaparkan progres implementasi lima program ekonomi biru, hingga target-target KKP dalam kurun waktu lima tahun mendatang.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya