Berita

Petugas kesehatan tengah menggendong bayi yang terluka akibat reruntuhan bangunan di Jalur Gaza/Net

Dunia

WHO Evakuasi 1.000 Perempuan dan Anak-anak Gaza ke Eropa

SELASA, 22 OKTOBER 2024 | 14:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hingga 1.000 perempuan dan anak-anak yang membutuhkan perawatan medis akan segera dievakuasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 

Kepala Cabang WHO di Eropa, Hans Kluge mengatakan bahwa evakuasi terhadap kaum rentan korban perang Gaza akan dimulai prosesnya dalam beberapa bulan ke depan. 

"Kami berkomitmen untuk melakukan 1.000 evakuasi medis lagi dalam beberapa bulan ke depan ke Uni Eropa," kata dia, seperti dimuat AFP pada Senin, 22 Oktober 2024. 


WHO Eropa telah memfasilitasi 600 evakuasi medis dari Gaza ke tujuh negara Eropa sejak perang terakhir dimulai di sana pada bulan Oktober 2023. 

"Ini tidak akan pernah terjadi jika kita tidak menjaga dialog (terbuka)," ujar Kluge.

Penyelidik PBB mengatakan bahwa Israel sengaja menargetkan fasilitas kesehatan di Gaza, dan membunuh serta menyiksa tenaga medis di sana. 

Perwakilan WHO di Palestina, Rik Peeperkorn mengatakan pada bulan Mei bahwa sekitar 10.000 orang perlu dievakuasi dari Gaza untuk perawatan medis yang mendesak.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya