Berita

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja/Ist

Bawaslu

Bawaslu Harap Ajang Debat Mahasiswa Lahirkan Gagasan Baru untuk Hukum Pemilu

SENIN, 21 OKTOBER 2024 | 21:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menggelar ajang debat mahasiswa, yang diharapkan dapat melahirkan gagasan baru untuk penegakan hukum pemilu. 

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja menerangkan, debat antar mahasiswa mengangkat tema tentang penegakan hukum pemilu, yang dibuka pada Sabtu malam, 19 Oktober 2024 dan akan berakhir pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Kompetisi debat penegakkan hukum pemilu perguruan tinggi se-Indonesia tahun 2024, diharapkan Bagja, bisa melahirkan gagasan baru yang bisa memperkuat dan menyempurnakan aturan pemilu yang ada saat ini.


"Kami harap debat mahasiswa akan mencapai kesana. Kompetisi semacam ini harus semakin kita perbanyak untuk menampung aspirasi, ide serta gagasan dari kalangan akademisi," kata Bagja dalam keterangan tertulis, pada Senin, 21 Oktober 2024.

Alumni Universitas Indonesia ini ingin aturan pemilu bersifat tetap, khususnya tidak ada perubahan aturan ketika tahapan sudah berjalan. Sebab menurutnya, perubahan aturan membuat aturan yang sudah ada tidak berfungsi maksimal.

Lebih dari itu, Bagja menilai pengalaman pelaksanaan Pemilu 2024 kemarin terjadi tren perubahan aturan di tengah-tengah tahapan berjalan, sehingga menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan pesta demokrasi karena dugaan sudah dapat diketahui pemenangnya. 

"Adagium pemilu adalah proses yang bisa diprediksi dengan hasil yang tidak bisa diprediksi. Jika hasil bisa diprediksi, akan membuat masyarakat tidak percaya dengan pesta demokrasi," tuturnya. 

Oleh karena itu, dengan penyelenggaraan debat antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia, Bawaslu mendapat gagasan-gagasan baru untuk bahan perbaikan penegakan hukum pemilu ke depan. 

"Semoga itu tidak terjadi dan tidak ada lagi perubahan aturan di tengah tahapan," demikian Bagja menambahkan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya