Berita

Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan/Tangkapan Layar

Bisnis

Tiba-tiba Diangkat Prabowo Jadi Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Ini Tugas Baru Luhut

SENIN, 21 OKTOBER 2024 | 15:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Eks Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan resmi mendapat jabatan baru dari Presiden Prabowo Subianto.

Menteri di era Jokowi itu diangkat menjadi Ketua Dewan Ekonomi Nasional, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 139P tahun 2024 tentang pengangkatan jabatan tersebut.

Luhut mengatakan, sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional, dirinya bertugas membantu Prabowo mempercepat perbaikan dan efisiensi tata kelola ekonomi dengan sistem digitalisasi.


"Presiden Prabowo meminta membantu untuk tata kelola kita lebih baik karena tata kelola itu dengan digitalisasi saya kira itu bisa membuat kita lebih efisien," kata Luhut usai pelantikan Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 21 Oktober 2024.

Menurut Luhut, Prabowo menargetkan pemanfaatan Sistem Informasi Mineral dan Batu Bara (Simbara),  Nikel, dan Kelapa Sawit. Prabowo, kata Luhut juga meminta agar diterapkan government technology secara masif.

“Seperti e-catalog, Simbara, Simbara Nikel, Simbara untuk kelapa sawit dan juga government technology itu menjadi target Presiden Prabowo,” ujarnya.

“Saya pikir kita bisa melakukan kalau kita kerjakan dengan bersama-sama dalam satu atau dua tahun ini, kita quick win daripada Presiden Prabowo saya kira e-catalog versi 6 kita sudah akan segera akan membuat lebih dari 85 persen lebih government procurement,” sambungnya.

Nama Luhut Binsar Pandjaitan ini sebelumnya sempat mengejutkan publik, karena ia tiba-tiba muncul dalam acara pelantikan menteri Kabinet Merah Putih. Padahal, namanya tidak ada dalam daftar calon menteri yang diumumkan Prabowo kemarin malam.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya