Berita

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, memberikan keterangan kepada awak media usai dilantik Presiden Prabowo Subianto, Senin, 21 Oktober 2024/RMOL

Politik

Jabat Menteri Komdigi, Meutya Hafid Akan Kerja "Sesuai Pesanan"

SENIN, 21 OKTOBER 2024 | 12:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Politikus Partai Golkar Meutya Hafid resmi dilantik menjadi Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), yang sebelumnya bernama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, Meutya langsung menyambangi kantor barunya di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin siang, 21 Oktober 2024.

"Nama kementeriannya berubah untuk menjawab tantangan zaman," ujar Meutya Hafid menyapa wartawan yang sudah menunggunya di lobi.


Meutya mengatakan akan bekerja "sesuai pesanan" yang selama ini diserapnya saat menjabat Ketua Komisi I DPR RI.

"Pesanan tuh keinginan masyarakat banyak yang kita coba tampung selama saya di Komisi I sebelumnya, di antaranya itu keamanan digital, itu beberapa yang dititipkan secara serius," jelasnya.

Mantan Jurnalis itu memahami banyak pekerjaan rumah yang harus segera dikerjakan di Komdigi. Mulai dari memberantas judi online, memerangi pinjol ilegal, juga pemerataan internet di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T)

"Lalu bagaimana internet ramah anak, bagaimana anak-anak kita bisa terlindungi, human trafficking, pornografi anak, kekerasan anak, itu juga akan menjadi fokus kita dalam pembenahan ulang digital," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya