Berita

MV3 Garuda Limousine/Net

Otomotif

MV3 Garuda Limousine, Mobil Kepresidenan RI yang Lahir dari Ide Prabowo

SENIN, 21 OKTOBER 2024 | 06:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Ada yang menarik dalam acara pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Minggu 20 Oktober 2024. Terlihat, Prabowo menaiki mobil putih kekar produksi PT Pindad, MV3 Garuda Limousine.

MV3 Garuda Limousine, yang selanjutnya akan menjadi kendaraan kepresidenan, merupakan varian pengembangan terbaru dari MV3. Mobil ini  didesain dan dikembangkan secara langsung oleh Prabowo sebagai upaya menunjukkan kemandirian bangsa Indonesia. 

Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose, mengaku bangga dengan dipilihnya MV3 Garuda Limousine sebagai kendaraan orang nomor satu di Indonesia, sekaligus mengapresiasi Prabowo karena senantiasa mendorong kemajuan industri pertahanan dalam negeri.


“Tentunya kami terharu dan bangga karena kendaraan terbaru kami, MV3 Garuda Limousine, karya anak bangsa digunakan dalam momentum bersejarah dan dipercaya oleh Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto yang tiada henti memberi kepercayaan, men-challenge dan mendorong penggunaan produk buatan dalam negeri produksi Pindad untuk terus maju dan meningkatkan kualitasnya," kata Abraham Mose, dikutip Senin 21 Oktober 2024.

"Selamat atas pelantikan Bapak Presiden beserta Wakil Presiden RI, selamat bertugas dan semoga sukses selalu dalam mengemban amanah rakyat Indonesia,” ujarnya.

Sementara Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad, Sigit P. Santosa mengatakan kendaraan baru kepresidenan RI didesain untuk menunjukkan karakter dan identitas bangsa Indonesia.

"Kendaraan MV3 Garuda Limousine memiliki desain yang memperlihatkan karakter yang kuat dengan identitas bangsa Indonesia yang kental, dilengkapi dengan fitur keamanan dan kenyamanan untuk penumpang didalamnya," ujar Sigit.

Sigit menjelaskan, pembuatan MV3 Maung Limousine, tidak lepas dari ide-ide inovatif dan masukan langsung dari Presiden Prabowo.

"MV3 Garuda Limousine. Tim enjiniring kami beserta seluruh insan Pindad berupaya keras untuk mewujudkannya, alhamdulillah hari ini produk buatan dalam negeri untuk pertama kalinya digunakan langsung oleh Presiden RI,”
ujarnya.

MV3 Garuda Limousine memiliki bobot 2,95 ton, dimensi panjang sekitar 5,05 m, lebar 2,06 m, tinggi 1,87 m serta desain long wheelbase yang nyaman dan lega. Kendaraan ini memiliki daya mesin 202 PS/199 HP, transmisi AT dengan 8 percepatan, dan memiliki kecepatan maksimum 100 km/jam.

Dengan portofolio produsen alpalhankam, Pindad menerapkan proteksi kendaraan sebagai prioritas utama dengan dibekali fitur keamanan seluruh area kendaraan meliputi body dengan material composite armor yang memiliki ketahanan terhadap munisi kal. 7,62 x 51 mm NATO ball & kal. 5,56 x 45 mm M193, kaca antipeluru level B5/B6, serta dilengkapi ban berukuran R21 dengan tipe Run Flat Tyre (RFT) yang bisa tetap melaju meski mengalami kebocoran di perjalanan.

Di bagian eksterior MV3 Garuda Limousine dilengkapi automatic footstep di bagian samping kendaraan untuk memudahkan pijakan keluar masuk kendaraan. 

Terdapat logo Garuda untuk melambangkan kekuatan dan gerak dinamis dengan kepak sayapnya yang mengembang menjadi simbol di berbagai bagian kendaraan, terpampang mulai dari bagian grille hingga velg kendaraan yang tetap terlihat meskipun roda kendaraan sedang bergerak. 

Motif grille terinspirasi dari batik parang yang menggambarkan kearifan lokal sekaligus sebagai salah satu identitas bangsa. Di bagian belakang, dual exhaust diterapkan untuk meningkatkan performa kendaraan.

Di bagian dalam dibuat premium menggunakan material wood finish accents, dilengkapi kursi penumpang captain seat dengan pengaturan elektrik disertai leg rest serta limo touch control panel. Kendaraan ini juga dilengkapi dengan Head Unit 12 inci, kamera 360 derajat, led smart TV, cooled storage, dan portable WiFi.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya