Berita

Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin (SEMMI) Cabang Jakarta Selatan, Muhammad Faisal/Ist

Politik

Kemenag Mendesak Dipimpin Tokoh Kompeten

SABTU, 19 OKTOBER 2024 | 19:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kementerian Agama (Kemenag) harus bisa memiliki toleransi dan tidak menjadi poros dalam satu agama saja.

"Keberagaman di Indonesia menjadi hal indah yang tercipta dalam proses berjalannya kehidupan beragama," kata Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin (SEMMI) Cabang Jakarta Selatan, Muhammad Faisal melalui keterangan tertulisnya, Sabtu, 19 Oktober 2024.

Faisal mengingatkan bahwa publik harus belajar dari pengalaman setiap periode yang telah berjalan terkait pentingnya penempatan orang-orang yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan pembidangannya.


"Mendesak menempatkan orang-orang yang memang kompeten di setiap bidangnya agar menjadikan Kementerian Agama menjadi lebih baik lagi kedepannya," kata Faisal 

Faisal menekankan Kementerian Agama adalah milik seluruh umat beragama yang ada di Indonesia bukan hanya milik segelintir orang.

Untuk itu Faisal mendorong Kementerian Agama merestrukturisasi total jajaran dalam ruang lingkup  pusat hingga ke daerah, meningkatkan pelayanan di bidang pendidikan dan agama, serta menempatkan orang sesuai dengan kompetensinya.

"Periode lalu Kemenag banyak masalah. Salah satunya penyelenggaraan haji 2024 yang belum diselesaikan hingga kini," kata Faisal.

Faisal berharap persoalan ini  ditindaklanjuti dengan serius oleh penegak hukum agar tidak menjadi kegaduhan di masyarakat dan kerugian bagi umat dan negara.

"Semoga Menag yang ditunjuk Prabowo Subianto betul- betul menjalankan amanah, serta menindak dengan tegas oknum- oknum yang telah merusak citra dan nama baik Kemenag," demikian Faisal.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya